KUTAI TIMUR – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Eddy Markus Palinggi, menyoroti pentingnya perencanaan yang komprehensif dalam program pembangunan daerah. Ia mengkritisi beberapa kasus pembangunan yang dianggap kurang terencana dengan baik, termasuk dua proyek multiyears yang gagal di Sangatta Selatan di tahun sebelumnya.
Eddy menekankan peran krusial perencanaan dalam keberhasilan pembangunan. Karena menurutnya pembangunan dapat terjadi dan terlaksana dengan baik apabila perencanaannya dilakukan secara matang dan terarah.
“Perencanaan adalah kunci utama keberhasilan pembangunan. Perencanaan yang baik harus disertai dengan penganggaran yang jelas dan eksekusi yang tepat agar tujuan pembangunan dapat tercapai secara maksimal.”ucapnya
Lebih lanjut, ia menjelaskan dampak negatif dari perencanaan yang buruk. Selain pembangunan yang timpang, menurutnya anggaran pembangunan yang diniatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pun akan terbuang dan tidak sampai ke masyarakat.
“Sering kali kita melihat pembangunan yang terbengkalai atau tidak tepat sasaran karena kurangnya perencanaan. Ini tentu saja membuang-buang anggaran yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dalam bidang lainnya. Selain itu koordinasi antara instansi juga sangat penting untuk memastikan sinergi dalam program pembangunan.”paparnya.
Eddy berharap Pemerintah Daerah akan lebih memperhatikan aspek perencanaan dalam setiap program pembangunan ke depannya, dengan melibatkan masyarakat untuk memastikan pembangunan yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi warga. Ia juga kembali menegaskan perlunya pemerintah untuk mencermati dan merealisasikan proyek proyek yang tertuang dalam musrembang.
“Program yang baik tentunya merupakan hasil kesepakatan bersama antara pemerintah dengan masyarakat. Maka daripada terfokus terhadap pembangunan besar tapi perencanaan kurang matang, alangkah lebih baik pemerintah fokus terhadap usulam program dalam musrembang dalam melaksanakan pembangunan,”tutupnya. ( Adv-DPRD/De)












