BENGALON KUTIM, Gemparkutim.com – Turnamen yang digelar di Putri Billiard 77 resmi berakhir, “Nanang tampil sebagai juara (champion) usai melewati rangkaian pertandingan hingga partai final. 28 Desember 2025
Posisi runner-up diraih OM Iwan, sementara Rahman terhenti di babak semifinal.Sejak babak awal, pertandingan berlangsung kompetitif dengan dukungan penonton yang memadati area.
Panitia menyebut turnamen ini tidak hanya menjadi ajang hiburan olahraga, tetapi juga wadah pembinaan bagi pecinta biliar, khususnya kalangan muda di Bengalon.
Turnamen tersebut merupakan pelaksanaan ketiga kalinya. Penyelenggara, Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan masih didanai secara swadaya karena belum mendapatkan dukungan anggaran dari siapa pun walau pun itu dari pemerintah.
“Saputra menegaskan komitmennya untuk menjaring bibit-bibit unggul atlet melalui penyelenggaraan turnamen.
Saputra menambahkan turnamen digelar sebagai bentuk hobi sekaligus upaya memajukan olahraga biliar di Bengalon.
Ia menilai antusiasme pemuda terus meningkat, terlihat dari banyaknya peserta dan keseriusan atlet dalam menyiapkan perlengkapan.
“Anak-anak Bengalon mulai banyak yang hobi. Bahkan ada yang beli stik sampai jutaan, ada juga yang puluhan juta,” katanya.
Pada turnamen kali ini, total peserta mencapai 46 orang. Adapun pada penyelenggaraan pertama diikuti 64 peserta, sedangkan turnamen kedua sekitar 40 peserta.
Panitia juga membagi kategori pertandingan menjadi dua kelas, yakni umum dan pemula. Pembagian dilakukan karena sebagian pemain dinilai sudah memiliki pengalaman mengikuti turnamen di luar daerah.
Saputra menyebut beberapa atlet Bengalon pernah tampil di event tingkat regional hingga nasional.
Ia juga mengungkapkan pernah mensponsori tiga atlet Bengalon untuk mengikuti kejuaraan se-Indonesia di Sangatta, yakni Ardi Sam, Rahman, dan Nanang. Ketiganya saat itu terhenti di babak 64 besar.
Ke depan, Saputra berharap turnamen ini dapat menjadi ajang pencarian sekaligus pembinaan bibit unggul, sehingga Bengalon mampu melahirkan atlet berprestasi yang bisa bersaing di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional. Ia juga menyatakan siap memberi dukungan bagi pemain yang berpotensi mengharumkan nama daerah.
Dari sisi fasilitas, penyelenggara memastikan perlengkapan yang digunakan sudah memenuhi standar nasional. “Untuk meja alhamdulillah sudah standar nasional semua. Saya hobi biliar, jadi enggak mau setengah-setengah,” pungkasnya.












