Kades Budhi yulidar Gelar Kegiatan Wadah Etam Bekesah,untuk Tampung Aspirasi Warga Sepaso Timur, Bahas Pembangunan, UMKM, dan Kesejahteraan”

Berita414 Dilihat
banner 468x60

Bengalon,Gemparkutim.com – Kepala Desa Sepaso Timur Budhi yulidar melaksanakan kegiatan Wadah Etam Bekesah, program temu warga dalam sebulan sekali di lakukan hari Jum’at dan dihadiri oleh Tokoh masyarakat, Bahriansyah, Gino, Salim dan Antara Pemdes dengan wilayah dusun yang membawahi beberapa RT 1, RT 2, RT 3, dan RT 15 dan Forum pemuda sepaso timur untuk diskusi terkait pembangunan, kesejahteraan, ekonomi,kesehatan sampai masalah UMKM dan stunting. Jumat 21/11/2025


Kegiatan ini bertujuan untuk menampung aspirasi dan pemikiran warga yang merupakan bagian dari proses pembangunan desa yang lebih baik. Kades Budi menerima langsung masukan dari warga terkait berbagai isu dan kebutuhan yang ada di masing-masing RT.

Kades Budhi yulidar menyampaikan apresiasi kepada warga yang turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Kegiatan Pagi ini adalah wadah bagi kita semua untuk saling berbagi pemikiran dan ide, agar kita bisa bersama-sama mewujudkan pembangunan yang lebih baik di Desa Sepaso timur. Saya sangat mengapresiasi partisipasi aktif warga, karena komunikasi yang terbuka akan memperkuat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat,” ujar Kades Budhi yulidar.

Kades Budhi yulidar juga menambahkan, melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mencari solusi terhadap permasalahan yang ada, terutama dalam hal pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur, pembangunan,kesejahteraan,ekonomi,kesehatan sampai masalah UMKM dan stunting yang lebih baik. “Semoga dengan selalu menjalin silaturahmi seperti ini, kita dapat saling memahami dan bekerja sama untuk kemajuan desa Sepaso Timur,” tambahnya.

Salah seorang perwakilan Masyarakat zulkifli. mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menyampaikan langsung berbagai usulan kepada pemerintah desa. “Kami berharap dengan adanya kegiatan Odah Etam Bekesahan ini, kebutuhan dan harapan warga dapat lebih diperhatikan, dan program-program pembangunan bisa merata di semua RT,” ujarnya. Zulkifli

Bu Sri Handayani juga Menambahkan” Kegiatan pelatihan kripik tempe yang dilaksanakan bertujuan untuk mengembangkan UMKM di desa, dimulai dengan langkah kedua, yaitu fokus pada kemasan produk. Setelah produk memiliki kemasan yang baik, langkah berikutnya adalah pemasaran. Dengan pendekatan yang terencana, dana pemerintah yang digunakan akan benar-benar memberikan dampak positif dalam membangkitkan perekonomian desa, khususnya meningkatkan kesejahteraan rumah tangga ibu-ibu. Pentingnya memenuhi persyaratan produk seperti sertifikasi halal, BPOM, dan kemasan yang sesuai standar sangat diperhatikan. Dengan memenuhi kriteria tersebut, produk bisa dipasarkan dalam berbagai event, baik di tingkat lokal maupun internasional. UMKM saat ini sedang mengalami perkembangan pesat, bahkan produk-produk lokal bisa tembus hingga ke luar negeri. Tegas Sri Handayani


Kegiatan Wadah Etam Bekesah Pagi ini merupakan salah satu cara Kades Budhi untuk tetap dekat dengan warganya, serta memastikan bahwa setiap suara dari masyarakat didengar dan ditindaklanjuti. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat rasa kebersamaan dan gotong royong antarwarga, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

Reporter; As

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *