Kendaraan Bermuatan Lebih dari 10 Ton Amblas, Jalur Alternatif Bengalon Macet Sejak Selasa

AKP Helmi Septi Saputro menjelaskan pengalihan arus dilakukan karena perbaikan Jembatan Muara Lembak Tanggal 13/10/2026

Berita2446 Dilihat
banner 468x60

BENGALON – Polsek Bengalon mengimbau masyarakat dan pengemudi angkutan barang untuk mematuhi pembatasan muatan kendaraan yang melintasi jalur alternatif yang melintasi dua desa, sepaso selatan dan sepaso timur Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Imbauan ini disampaikan menyusul kemacetan akibat sejumlah kendaraan berat yang amblas di jalur tersebut, mulai selasa (13/10/2026) sampai saat ini.

Kemacetan tak bisa di hindari akibat amblas nya mobil yang bermuatan di atas rata – rata di atas sepuluhton dengan kondisi jalan yang belum layak di lalui. Kamis (15/10/2026)

Kapolsek Bengalon AKP Helmi Septi Saputro menjelaskan, pengalihan arus lalu lintas dilakukan karena adanya perbaikan Jembatan Muara Lembak. Kendaraan yang sebelumnya melintasi jembatan tersebut diarahkan melalui jalur alternatif yang melewati Desa Sepaso Selatan dan Sepaso Timur.

Namun, jalur alternatif tersebut memiliki keterbatasan daya dukung sehingga kendaraan yang melintas dibatasi dengan muatan maksimal delapan ton.

“Berdasarkan koordinasi dengan Dinas Perhubungan, kendaraan yang melintas di jalur alternatif tidak boleh melebihi batas muatan delapan ton. Jika dipaksakan, kendaraan berisiko amblas dan menghambat arus lalu lintas,” jelas AKP Helmi.

Kendaraan juga di harap berhati hati, terkait jarak pandang

Ia menyebutkan, sejumlah kendaraan berukuran besar yang melintas dengan muatan melebihi ketentuan mengalami amblas. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan mengular dengan waktu tunggu mencapai sekitar satu jam

Polsek Bengalon mengimbau pengemudi, khususnya sopir kendaraan angkutan barang, agar memperhatikan ketentuan muatan dan tidak memaksakan kendaraan melintasi jalur yang tidak sesuai dengan kapasitasnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan dan bersabar selama proses perbaikan jembatan berlangsung. Jangan memaksakan kendaraan dengan muatan berat melintasi jalur alternatif,” tegasnya.

Saat ini, proses evakuasi kendaraan yang amblas masih dilakukan untuk mengurai kemacetan dan memulihkan kelancaran arus lalu lintas.

Polsek Bengalon juga mengingatkan para pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan selama melintasi jalur alternatif tersebut.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *