Buka Peluang Kerja bagi Pemuda, Desa Sekerat Rencanakan Pelatihan Operator Alat Berat dan Welder

Program yang direncanakan mulai Januari 2027 ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal melalui pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Balikpapan

Berita1439 Dilihat
banner 468x60

BENGALON — Pemerintah Desa Sekerat Kec.Bengalon Kutim, bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merencanakan program pelatihan keterampilan kerja bagi pemuda lokal sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan membuka peluang kerja bagi masyarakat desa.

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan di ruang Kepala Desa Sekerat, Sunan Dhika, S.AP. Program pelatihan yang direncanakan meliputi keterampilan mengoperasikan alat berat dan pengelasan (welder), dengan target pelaksanaan pada Januari 2027.

Kepala Unit BUMDes Sekerat, Suryanto, menjelaskan bahwa program tersebut ditujukan untuk membekali pemuda desa dengan keterampilan teknis yang dapat mendukung kesiapan mereka memasuki dunia kerja.

“Insyaallah, pelatihan ini akan kita laksanakan pada awal tahun 2027, sekitar Januari. Tujuannya untuk meningkatkan sumber daya manusia lokal, khususnya warga Desa Sekerat,” ujar Suryanto. Saat di wawancarai kantor desa Rabu ( 21/10/2026 )

Suryanto

Ia menyampaikan bahwa pihaknya merencanakan pengiriman sekitar 15 hingga 20 orang peserta untuk mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Balikpapan. Pelatihan tersedirencanakan berlangsung selama kurang lebih satu bulan.

Adapun jenis pelatihan operator alat berat yang direncanakan mencakup operator ekskavator, dozer, crane, dan forklift. Selain itu, peserta juga direncanakan mendapatkan pelatihan keterampilan pengelasan atau welder.

Menurut Suryanto, program ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah konkret untuk meningkatkan kompetensi pemuda Desa Sekerat agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Pendanaan Melalui CSR dan Anggaran Desa

Dalam pelaksanaannya, pembiayaan program direncanakan bersumber dari dukungan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) perusahaan PT. Perkasa Inakakerta ( PT.PIK ) dengan kemungkinan dukungan tambahan dari anggaran desa.

Suryanto menjelaskan bahwa dukungan CSR direncanakan menjadi sumber pendanaan utama. Namun, karena kebutuhan biaya pelatihan untuk 15–20 peserta diperkirakan belum seluruhnya dapat ditutupi oleh dana CSR, kekurangannya direncanakan ditanggung melalui anggaran desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Skema pembiayaan  menjadi salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan agar rencana pelatihan dapat dipersiapkan dengan baik, termasuk dari sisi jumlah peserta dan kebutuhan biaya.

Sunan Dhika, S.AP., Menyampaikan bahwa program pelatihan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa sekerat, khususnya bagi pemuda yang belum memiliki pekerjaan maupun keterampilan teknis yang memadai. Ujar nya

Sunan dhika juga Menambahkan, Ia juga dapat menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan pihak perusahaan agar program pelatihan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, peserta yang mengikuti pelatihan diharapkan dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan peluang kerja dan mendukung kesejahteraan keluarga. Pungkasnya

Silaturahmi rumah warga, terkait BLK

Dorong Pemuda Lokal Memiliki Kompetensi Kerja

Rencana pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk menjawab kebutuhan peningkatan keterampilan pemuda di Desa Sekerat. Dengan bekal kompetensi teknis dan pelatihan yang terarah, peserta diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk bersaing dalam memperoleh pekerjaan.

Ke depan, persiapan program perlu mencakup proses seleksi peserta, penentuan jenis pelatihan sesuai kebutuhan industri, kepastian pembiayaan, serta koordinasi dengan pihak BLK sebagai penyelenggara pelatihan.

Program ini diharapkan tidak hanya memberikan keterampilan secara teoritis, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan praktik yang dapat menunjang kesiapan mereka memasuki dunia kerja.

Melalui sinergi pemerintah desa, BUMDes, dan pihak perusahaan, pelatihan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas SDM lokal serta memperluas akses kesempatan kerja bagi pemuda Desa Sekerat. ( As )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *