40 Hari Jokowi di IKN

Berita251 Dilihat
banner 468x60

GemparKutim.com Penajam Paser Utara – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakhiri masa jabatannya dengan bekerja dan tinggal di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), selama 40 hari menjelang pelantikan presiden baru, Prabowo Subianto, pada 20 Oktober 2024. Keputusan ini menunjukkan komitmen Jokowi untuk menempatkan perhatian khusus pada pengembangan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia, Senin 9 September 2024

Sebelum menetap di IKN, Jokowi sempat menghadiri beberapa agenda penting, termasuk membuka PON XXI Aceh-Sumut yang bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional di Stadion Harapan Bangsa, Aceh. Kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) yang dipimpin mantan gubernur Isran Noor, bertekad mempertahankan posisi lima besar, meski saat ini berada di peringkat 11 dengan 3 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Selain itu, Presiden juga membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXX di Samarinda pada 8 September, sebelum bertolak ke Aceh. Jokowi dijadwalkan tiba di IKN pada 12 September, setelah adanya penundaan terkait persiapan landasan pacu bandara IKN yang kini sudah siap digunakan oleh pesawat RI1.

Pemindahan ASN Ditunda Lagi

Salah satu tantangan besar dalam persiapan IKN adalah pemindahan 1.700 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kembali mengalami penundaan. Pemindahan ASN, yang sebelumnya dijadwalkan pada Juli 2024, kini belum ada kepastian waktunya. Jokowi mengakui bahwa memindahkan ASN ke IKN bukanlah hal yang mudah, terutama terkait kesiapan fasilitas seperti perumahan, air, dan listrik.

Jokowi menegaskan bahwa pemindahan ASN harus dilakukan dengan hati-hati, menunggu kesiapan infrastruktur yang optimal. Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa berbagai fasilitas seperti perkantoran dan sistem digital masih dalam tahap penyempurnaan.
Bandara IKN Siap Beroperasi
Salah satu capaian penting dalam pembangunan IKN adalah rampungnya landasan pacu bandara IKN sepanjang 2.200 meter, yang siap digunakan oleh pesawat kepresidenan. Bandara ini sebelumnya diklasifikasikan sebagai VVIP, namun kini statusnya akan ditingkatkan menjadi bandara komersial internasional. Dengan ini, Presiden Jokowi dapat mendarat langsung di IKN tanpa harus melalui Balikpapan.

Jokowi diperkirakan akan memusatkan seluruh kegiatan di IKN selama 40 hari terakhir masa jabatannya. Namun, pemindahan resmi ibu kota negara ke Sepaku baru akan terjadi setelah presiden baru, Prabowo Subianto, menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) terkait.

Keberlanjutan Pembangunan IKN

Pembangunan infrastruktur penting seperti air bersih di IKN juga menunjukkan perkembangan positif. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melaporkan bahwa air bersih telah mengalir ke Istana Garuda dan hunian ASN di IKN, dan kualitas airnya sudah bisa langsung diminum dari keran.

Dengan berkantornya Jokowi di IKN selama lebih dari sebulan, para pejabat Otorita IKN dan aparat keamanan terus bersiap memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan di wilayah sekitar. Pangdam VI/Mulawarman dan Kapolda Kaltim telah mengerahkan personel untuk menjaga kawasan IKN secara intensif.

Meski Jokowi akan berkantor di IKN hingga akhir masa jabatannya, belum ada kejelasan apakah Presiden terpilih Prabowo Subianto akan menjalankan pemerintahan di IKN secara penuh atau secara simbolis seperti Jokowi. Ibu Kota Nusantara baru akan benar-benar berfungsi sebagai ibu kota resmi setelah adanya Keppres yang menandatangani pemindahannya

 

Penulis : As || Editor : Ms

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *