Rencana Besar Gratispol Masuk Ranwal RPJMD Kaltim 2025–2030, Tujuh Program Gratis Siap Digulirkan

Berita, Pemerintahan93 Dilihat
banner 468x60

Samarind, GemparKutim.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tengah mematangkan tujuh program unggulan “Gratispol” yang diusung Gubernur H. Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji. Program ini dijanjikan akan digratiskan seluruhnya kepada masyarakat dan telah dimasukkan dalam rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030.

Tujuh program tersebut meliputi: pendidikan gratis, layanan kesehatan gratis, makan bergizi, seragam sekolah, akses WiFi, layanan administrasi kependudukan dan perumahan, serta perjalanan ibadah suci.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim menyampaikan bahwa lima instansi akan menjadi penggerak utama pelaksanaan program ini, yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas PUPR-Pera, Dinas Kominfo, serta Biro Kesejahteraan Rakyat di bawah Sekretariat Provinsi.

“Kelima OPD ini akan menjadi motor utama dalam pelaksanaan Gratispol,” kata Kepala Bappeda Kaltim, Yusliando.

Salah satu program utama, yakni pendidikan gratis, menyasar sekitar 184.600 siswa SMA/SMK pada 2025. Angka ini diproyeksikan naik menjadi 230.800 siswa pada 2030. Di jenjang perguruan tinggi, ada pembagian berdasarkan lokasi studi: dalam provinsi, luar provinsi, dan luar negeri.

Pada 2025, sekitar 21.500 mahasiswa dalam provinsi ditargetkan menerima bantuan pendidikan. Jumlah itu akan meningkat menjadi 108.000 orang pada 2030. Di luar provinsi, targetnya 650 mahasiswa tahun ini dengan kenaikan menjadi 1.600 pada lima tahun mendatang. Untuk luar negeri, ditargetkan 60 mahasiswa tahun ini dan meningkat menjadi 130 pada 2030.

Selain itu, program pendidikan untuk jalur kerja sama juga disiapkan, dengan 1.500 mahasiswa sebagai penerima pada tahun ini dan kenaikan hingga 2.000 mahasiswa di 2030.

Dari segi anggaran, untuk tahun 2025 saja, pemerintah daerah memperkirakan kebutuhan dana sekitar Rp 796,7 miliar. Angka ini diprediksi melonjak hingga Rp 1,1 triliun di tahun-tahun berikutnya.

Tak hanya pendidikan, Disdikbud juga bertanggung jawab atas distribusi seragam gratis selama masa kepemimpinan Rudy-Seno.

Program Gratispol menjadi bukti nyata dari janji politik pasangan kepala daerah ini yang kini dikawal masuk dalam cetak biru pembangunan Kaltim lima tahun ke depan

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *