Gubernur Kaltim Tekankan Pentingnya Sinergi TNI-Polri dalam Menjaga Keamanan Bontang

Berita, Pemerintahan164 Dilihat
banner 468x60

BONTANG –  Gemparkutim.com – Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud menekankan pentingnya sinergi antara TNI-Polri dengan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan stabilitas Kota Bontang. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) yang dihadiri jajaran TNI-Polri dan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa TNI-Polri harus tetap berada dalam satu barisan koordinasi bersama pemerintah daerah, terutama dalam menghadapi isu keamanan, gangguan kamtibmas, penanganan bencana, dan konflik sosial.

“Jangan sampai ada kekurangan untuk TNI-Polri di dalam mengawal, mengamankan, mempertahankan kota Bontang ini,” tegasnya, sembari menekankan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh kebutuhan TNI-Polri dalam kunjungan di Kota Bontang, Sabtu (12/7/2025)

Gubernur juga menyoroti posisi strategis Kalimantan Timur sebagai penyangga ibu kota Nusantara dan wilayah sumber energi serta pangan. Menurutnya, hal ini membutuhkan pengawalan yang sangat ketat dari TNI-Polri terhadap proyek-proyek strategis dan aktivitas ekonomi agar dapat tumbuh dalam iklim yang kondusif dan aman.

Terkait potensi energi, Ia menyebutkan penemuan cadangan gas sebesar 5,5 juta triliun kubik di North Ganal yang terletak di Selat Makassar, masuk dalam wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Proyek yang disebut Indonesian Development of Water (IDD) ini berada di kedalaman di atas 1.000 meter dan memerlukan teknologi tinggi untuk pengelolaannya.

Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Rudi mengungkapkan komitmen untuk meluncurkan program “gratispol” sebagai visi besar periode 2025-2030. Program ini bertujuan menggratiskan pendidikan anak-anak Kalimantan Timur tanpa persyaratan nilai minimum, berbeda dengan sistem beasiswa yang mensyaratkan IPK minimal 3.0.

“Tujuan yang utama kita berbangsa dan bernegara adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Yang kurang pintar kita bikin pintar, yang sudah pintar kita bikin mereka jenius,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti tingginya angka pengangguran di Kalimantan Timur yang masih di atas 5% dan kondisi ekonomi yang mulai mengalami perlambatan. Hal ini menurutnya disebabkan karena ketergantungan pada sumber daya alam yang semakin tidak relevan.

Khusus untuk TNI-Polri, Rudi mengharapkan agar tidak ada lagi anggota yang tidak memiliki rumah dan anak-anak mereka yang putus sekolah. Ia menekankan pentingnya perencanaan masa depan mengingat masa dinas yang relatif singkat.

“Kalau bapaknya jadi TNI, anaknya harus bisa jadi perwira TNI. Kalau anak-anaknya sudah jadi perwira TNI, maka ke depan minimum harus bisa jadi jenderal-jenderal TNI,” kata Gubernur.

Sementara itu Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI Mulawarman Rudy Rahmat Nugroho mengapresiasi terselenggaranya kunjungan sinergitas pertama antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah di Kalimantan Timur. Kunjungan yang merupakan inisiatif Gubernur Kaltim ini menurutnya untuk memperkuat kekompakan dalam menghadapi tantangan kompleks di wilayah tersebut.

“Bapak Gubernur menyampaikan kepada kami Pangdam dan Kapolda bahwa wilayah Kalimantan Timur ini harus kompak, harus sinergi. Karena memang tantangan di Kalimantan Timur ini sangat luar biasa,” ujar Pangdam VI Mulawarman dalam kunjungan.

Menurut Pangdam, permasalahan di Kaltim sangat kompleks dengan masyarakat yang heterogen dan wilayah geografis yang sulit diakses. Namun, ia menekankan bahwa TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat harus bersatu sebagai kekuatan utama.

“Yang paling penting bahwa para pimpinan ini sudah begitu kompaknya, sudah sinergi dan saya harapkan kekompakan dari unsur atasan bisa diimplementasikan ke bawahnya,” tegas Pangdam.

Ia berharap sinergitas yang terbangun di tingkat pimpinan dapat diterapkan hingga ke level bawah, mulai dari Batalion, Kodim, Polres, Polsek, Koramil, hingga Pemerintah Daerah. Setiap unsur diharapkan dapat bekerja sesuai peran dan tugasnya masing-masing.

Dalam kesempatan yang sama, Pangdam juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kota Bontang atas dukungan yang diberikan. Salah satunya adalah bantuan untuk peresmian kantor Persit di Kodim Bontang yang diresmikan sebulan lalu atas bantuan Wali Kota Bontang.

“Setelah kami menerima bantuan tentunya buat kami itu merupakan suatu tanggung jawab. Saya sudah sampaikan kepada para unsur di bawah saya agar mendukung penuh pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi,” jelasnya.

Pangdam meyakini bahwa dengan majunya program-program daerah, Kaltim akan menjadi lebih sejahtera dan makmur, yang pada akhirnya akan berkontribusi besar bagi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif kunjungan sinergitas ini. “Saat pertama kali saya dengar dan saya langsung setuju ketika Pak Gubernur menyampaikan bahwa kita harus bersama-sama datang ke wilayah,” ujar Kapolda.

Kapolda melaporkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Bontang hingga saat ini masih terkendali, lancar, dan aman. Kondisi ini menurutnya merupakan hasil dari sinergitas yang baik antara Kepolisian, TNI, Pemerintah Daerah, seluruh sektor, dan masyarakat.

“Alhamdulillah bahwa situasi Kamtibmas khususnya wilayah Kota Bontang sampai dengan hari ini situasi keamanan masih terkendali, lancar, aman. Tentunya ini adalah berkat sinergitas yang sudah ada,” jelasnya.

Kapolda juga menegaskan komitmen Polri untuk mendukung program-program pemerintah, baik program Presiden RI seperti ketahanan pangan dan makan gratis, maupun program Gubernur Kaltim untuk menyiapkan generasi emas 2045.

Terkait kekhususan Kaltim sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN), Kapolda mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga Kalimantan Timur agar bisa lebih baik ke depannya.

“Mari kita sama-sama terus menjaga kekompakan kita, sinergitas kita. Karena yang dilihat dari kekompakan masyarakat yang pertama adalah antara TNI dan Polri,” pungkasnya. (Min/Q)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *