Event Lom plai Dongkrak Ekonomi Lokal. Hotel Penuh hingga Travel Laris

Berita234 Dilihat
banner 468x60

KUTAI TIMUR – Event budaya Lom plai kembali menunjukkan dampak ekonominya bagi masyarakat Kutai Timur (Kutim). Anggota Komisi B DPRD Kutim, Faizal Rachman, menegaskan bahwa kegiatan tahunan tersebut bukan hanya melestarikan tradisi, tetapi juga menjadi pendorong kuat perputaran ekonomi lokal. 21/11/2025

Menurut Faizal, setiap kali Lom plai digelar, tingkat hunian hotel meningkat drastis. Tamu dari berbagai daerah hadir untuk menyaksikan rangkaian budaya yang unik, membuat akomodasi di Sangatta dan sekitarnya terisi penuh. “Hotel itu langsung merasakan dampaknya. Begitu tamu banyak, mereka penuh semua,” ujarnya.

Bukan hanya hotel, sektor kuliner juga ikut panen berkah. Restoran dan rumah makan kerap dipadati pengunjung, terutama pada hari puncak. “Mereka pasti mencari makanan. Itu dampak langsung yang dirasakan pelaku usaha,” jelasnya.

Lonjakan permintaan juga terjadi pada jasa transportasi. Penyedia travel, rental mobil, hingga transportasi lokal merasakan peningkatan pesanan selama kegiatan berlangsung. Banyak wisatawan memilih menyusuri wilayah sekitar untuk mendapatkan pengalaman budaya khas yang hanya dapat ditemukan pada Lom plai.

Faizal juga menyoroti perputaran ekonomi di sektor pendukung seperti digital printing. Kebutuhan materi promosi seperti baliho, poster, dan spanduk membuat usaha percetakan mendapat banyak pesanan. “Rezeki mereka ada di situ, dari cetak baliho hingga banner kegiatan,” ucapnya.

Ia menyebut, dampak ekonomi ini merupakan bukti bahwa event budaya tidak hanya bernilai seni, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi daerah. Karena itu, ia mendorong semua pihak untuk terus mendukung pelaksanaan Lom plai, terutama jelang upaya masuk ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.

“Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat. Kita mungkin tidak memegang uangnya, tapi masyarakat yang menjalankan usaha langsung merasakan dampaknya,” tegas Faizal.

Event Lom plai diharapkan terus menjadi magnet budaya sekaligus instrumen promosi wisata yang membawa manfaat luas bagi pelaku usaha lokal. (Adv)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *