DPRD Dorong Bandara KPC Dibuka untuk Umum, Potensi PAD Dinilai Besar

Berita384 Dilihat
banner 468x60

Kutai Timur, Gemparkutim.com – DPRD Kutai Timur kembali mendorong agar bandara milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) dibuka untuk umum sebagai upaya memperkuat konektivitas wilayah sekaligus menambah sumber pendapatan daerah. Dorongan tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Kutim, Yulianus Palangiran, setelah melihat kebutuhan masyarakat serta besarnya potensi ekonomi yang dapat digarap. (25/11/2025)

Menurut Yulianus, menjadikan bandara KPC sebagai bandara umum tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menegaskan bahwa fasilitas tersebut seyogianya dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas.

“Kutim bisa mendapatkan PAD dari warga yang menggunakan bandara. KPC harus legowo bahwa itu bukan milik pribadi, tetapi milik seluruh masyarakat,” ujarnya.

Yulianus mengungkapkan bahwa DPRD telah melakukan komunikasi dengan pihak KPC dan menyebut adanya sinyal positif. Kesepahaman awal sudah terbangun untuk membahas lebih lanjut proses pengalihan fungsi bandara agar dapat melayani penerbangan umum.

“Kemarin kita ada kesepakatan untuk melobi KPC supaya menjadi bandara umum. Dan dari KPC sudah ada lampu hijau,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebutuhan bandara sangat mendesak mengingat warga Kutai Timur selama ini harus menempuh perjalanan darat cukup jauh ke Balikpapan atau bandara lainnya ketika hendak melakukan perjalanan ke luar daerah.

“Kasihan masyarakat. Kalau mau pulang ke Sulawesi atau Jawa harus perjalanan darat panjang dulu. Dengan bandara umum, ini jauh lebih memudahkan,” katanya.

Meski demikian, Yulianus tidak menjanjikan proses yang cepat. Namun, ia memastikan isu ini masuk dalam program kerja DPRD dua tahun mendatang.

“Kita tidak janji dalam dua tahun selesai, tapi yang pasti program soal ini berjalan,” tegasnya. (Adv/DPRD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *