KUTAI TIMUR, Gemparkutim.com – Komisi C DPRD Kutai Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan seluruh proyek pembangunan yang dikerjakan pemerintah daerah berjalan sesuai rencana. Melalui monitoring rutin di lapangan, para legislator ingin memastikan setiap pekerjaan fisik memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. 27/11/2025
Anggota Komisi C DPRD Kutim, Pandi Widiarto, menegaskan bahwa pengawasan langsung ke lokasi proyek merupakan langkah penting untuk menjamin efektivitas pembangunan. Menurutnya, monitoring lapangan tidak hanya untuk melihat progres, tetapi juga menilai sejauh mana pekerjaan diimplementasikan sesuai dengan dokumen kontrak.
“Komisi C ingin memastikan bahwa setiap pekerjaan di lapangan betul-betul dikerjakan dengan baik, tepat mutu, dan tepat waktu. Ini bentuk tanggung jawab kami agar pembangunan yang dibiayai anggaran daerah benar-benar membawa dampak positif bagi masyarakat,” ujar Pandi.
Ia menyebut, dalam setiap agenda peninjauan, pihaknya selalu mencatat berbagai temuan teknis dan administratif. Temuan tersebut kemudian dibawa ke rapat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sebagai bahan evaluasi dan perbaikan. Langkah ini dinilai efektif meminimalkan potensi deviasi kualitas pekerjaan maupun keterlambatan.
“Setiap hal yang kami temukan di lapangan langsung kami sampaikan dalam rapat evaluasi. Harapannya, OPD dan penyedia jasa dapat melakukan perbaikan lebih cepat sehingga hasil pembangunan semakin optimal,” tambahnya.
Pandi menegaskan, Komisi C akan terus menjaga fungsi pengawasan sebagai bagian dari upaya memastikan pembangunan di Kutai Timur berjalan transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia berharap, kerja sama antara DPRD, pemerintah daerah, dan kontraktor dapat menciptakan pembangunan yang merata dan berkualitas.
Komitmen pengawasan ini menjadi bagian dari dorongan DPRD Kutim agar seluruh proyek infrastruktur dapat selesai tepat waktu dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang masih tertinggal secara pembangunan.(Adv)















