DPK KNPI Bengalon Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan di Era Digital

Berita, Pemerintahan, Pemuda5947 Dilihat
banner 468x60

Bengalon, Gemparkutim.com – DPK KNPI Kecamatan Bengalon menggelar pelatihan penguatan UMKM di era digital, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) .

Kegiatan yang diadakan Rabu 17 Desember 2025 Café kina jam  19.00 dihadiri oleh lebih dari 67  peserta yang terdiri dari, pemuda pelaku UMKM lokal dan berbagai elemen masyarakat.

Pelatihan ini mengangkat tema “Meningkatkan Daya Saing UMKM dengan Teknologi Digital” dan bertujuan untuk membantu pelaku UMKM di Kecamatan Bengalon agar dapat memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produk mereka, memperluas pasar, serta meningkatkan efisiensi operasional.

Sejumlah narasumber ahli dalam bidang digital marketing dan e-commerce turut dihadirkan untuk memberikan materi terkait strategi digitalisasi usaha.

Ketua DPK KNPI Bengalom Aprio menyampaikan. Pelaksanaannya kegiatan ini berjalan dengan lancar. Jumlah peserta yang hadir pun sekitar 67 orang, terdiri dari para pemuda serta ibu-ibu pelaku UMKM.

KNPI Bengalon berupaya mengayomi dan mengakomodasi seluruh elemen masyarakat. ke depan KNPI Bengalon akan terus melaksanakan berbagai kegiatan positif selama masa kepemimpinan saya pada periode ini. Ujar Aprio

Aprio Menambahkan sumber dana kegiatan pelatihan UMKM ini, alhamdulillah kami mendapatkan dukungan penuh dari DPD KNPI Kabupaten Kutai Timur. Kami mengucapkan terima kasih kepada DPD KNPI Kabupaten Kutai Timur yang telah memfasilitasi kami melalui anggaran yang disalurkan, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Tambahnya

Perwakilan kecamtan bengalon pak Anton, mewakili Ibu Plt. Camat Bengalon menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada KNPI Kecamatan Bengalon atas terselenggaranya kegiatan seminar pelatihan penguatan UMKM di era digital.

Di era digital saat ini, sebagaimana telah disampaikan oleh para narasumber, yang mampu bertahan dan berkembang bukan semata-mata UMKM yang besar, melainkan UMKM yang cepat beradaptasi terhadap perubahan. Melalui materi-materi yang disampaikan oleh dua pemateri tadi, kami berharap UMKM di Kecamatan Bengalon dapat memperoleh wawasan serta keterampilan baru untuk meningkatkan daya saing usahanya.

Harapan kami, UMKM yang saat ini masih berada pada skala mikro ke depannya dapat berkembang menjadi usaha kecil, dan yang sudah berada pada skala usaha kecil dapat meningkat menjadi usaha menengah. Dengan demikian, UMKM dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan perekonomian, khususnya di Kecamatan Bengalon. Tambahnya

Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan cara menggunakan platform digital untuk promosi produk, mengelola toko online, serta memanfaatkan media sosial untuk pemasaran. Selain itu, materi tentang pentingnya branding dan strategi digital untuk meningkatkan visibilitas usaha juga disampaikan kepada peserta.

Di selah waktu lain nya kepala desa sepaso kec.bengalon Ruslan alan menyapaikan. merupakan sebuah metode baru, khususnya dalam bidang pemasaran UMKM. Seperti yang kita ketahui bersama, UMKM di Desa Sepaso selama ini masih banyak menggunakan cara-cara konvensional atau manual, belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal.tegas ruslan

Dengan adanya pelatihan hari ini, kami berharap para pelaku UMKM dapat mulai memanfaatkan digitalisasi, karena terbukti pemasaran berbasis digital jauh lebih maksimal. Tidak hanya menjangkau pasar lokal atau regional, tetapi juga memungkinkan produk UMKM dikenal dan dinikmati oleh masyarakat di luar daerah.tambahnya

Para peserta sangat antusias mengikuti jalannya kegiatan, dengan banyak yang mengaku merasa terbantu dengan ilmu yang diberikan, yang diyakini akan mempercepat perkembangan usaha mereka.

Ladyes orliana mengungkapkan, “Pelatihan ini sangat bermanfaat, saya belajar banyak cara untuk memasarkan produk lewat platform digital untuk promosi produk, mengelola toko online, serta memanfaatkan media sosial untuk pemasaran secara online. Ujar salah satu peserta Ladyes

Ketua panitia yhudi menambahkan , UMKM salah satu tulang punggung ekonomi Indonesia penyerap tenaga kerja dan penggerak pertumbuhannya daerah. Namun sering menghadapi tantangan seperti persaingan pasar dan digitalisasi dan kurangnya keterampilan manajerial. Sehingga perlu ditingkatkan agar naik kelas menjadi lebih tangguh, inovatif dan mandiri.

Tujuan adalah memberikan membekali pelaku UMKM dengan dengan pengetahuan dan keterampilan baru manajemen pemasaran digital, keuangan dan kualitas produk agar mampu berdaya saing memperluas pasar, meningkatkan pendapatan dan kontribusi kepada pada tumbuh kembang ekonomi lokal serta internasional.Tegas Yhudi

Pelatihan ini diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman kepada para pelaku UMKM, tetapi juga memotivasi mereka untuk terus berinovasi dalam mengembangkan usaha mereka di tengah era digital yang semakin berkembang pesat.

DPK KNPI Kecamatan Bengalon berencana untuk mengadakan lebih banyak pelatihan serupa di masa depan untuk terus mendukung kemajuan UMKM di daerah tersebut, serta memperkuat ekonomi lokal dengan memanfaatkan teknologi digital.tutup yhudi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *