Pemdes Sekerat Bersama Kelompok Tani dan TNI Brigif 879/RC Tebar Benih Padi Dukung Ketahanan Pangan

Pemdes Sekerat Alokasikan 20 Persen Dana Desa untuk Ketahanan Pangan

Berita, Pemerintahan, PETANI5654 Dilihat
banner 468x60

KUTAI TIMUR, Gemparkutim.com – Pemerintah Desa Sekerat kec.bengalon Kutai timur bersama Kelompok Tani Tirta Jaya dan TNI Brigif 879/RC 

melaksanakan kegiatan tebar benih padi sawah sebagai wujud nyata sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan desa Sekrat, pada Rabu 28/01/2026 

Kegiatan ini berlangsung di area persawahan Desa Sekerat dan diikuti oleh perangkat desa, anggota Kelompok Tani Tirta Jaya, serta personel TNI Brigif 879/RC. 

Tebar benih padi sawah menjadi tahap awal dalam proses tanam yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Kepala Desa Sekerat, Sunan Dika, menjelaskan bahwa kegiatan pengolahan lahan pertanian yang dilaksanakan di desanya merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang didanai melalui anggaran desa. 

Ia menyebutkan, Pemerintah Desa Sekerat telah mengalokasikan sebesar 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) khusus untuk mendukung ketahanan pangan.

“Anggaran ketahanan pangan ini kami salurkan melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa). 

Pengolahan lahan kami kerjasamakan dengan TNI Angkatan Darat dari Brigif, sementara untuk kebutuhan pendukung seperti obat-obatan dan sarana produksi pertanian akan disiapkan oleh BUMDes,” ujar Sunan Dika.

Ia menegaskan bahwa peran BUMDes tidak hanya sebagai penyedia kebutuhan pertanian, tetapi juga sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan petani desa. 

pihaknya terus melakukan pembahasan bersama pengurus BUMDes dan kelompok tani agar harga sarana produksi, khususnya obat-obatan pertanian, dapat lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

“Kami ingin BUMDes berkembang, tetapi di sisi lain petani juga harus sejahtera. Kemarin sudah dilakukan rapat bersama antara BUMDes dan petani untuk menyelaraskan harga, agar tidak memberatkan petani dan tetap memberi manfaat bagi BUMDes,” jelasnya.

Sunan Dika Menambahkan, Terkait luasan lahan, Sunan Dika menyampaikan bahwa total lahan padi sawah di Desa Sekerat mencapai 61 hektare. 

Seluruh lahan tersebut telah dicetak menjadi sawah dan saat ini tinggal memasuki tahap pengolahan lahan.

“Mudah-mudahan seluruh 61 hektare sawah ini bisa kita optimalkan dan dikelola secara maksimal,” harapnya.

Selain pengembangan padi sawah, Pemerintah Desa Sekerat juga mulai mengarahkan program ketahanan pangan ke sektor lain, seperti hortikultura dan perikanan. 

Kerja sama dengan Brigif TNI AD juga akan mencakup penanaman sayur-sayuran, mengingat satuan tersebut memiliki unit pertanian terpadu.

“Untuk pengembangan ke depan, selain padi sawah, kami juga fokus pada hortikultura sayur-sayuran dan perikanan. 

Saat ini sudah tersedia sekitar empat kolam ikan, tinggal kami matangkan kembali skema pengelolaannya, termasuk jenis bibit yang akan digunakan,” pungkasnya.

“Melalui kerja sama yang solid antara pemerintah desa, kelompok tani, dan TNI, kami berharap hasil panen ke depan dapat meningkat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,”

Kehadiran TNI dinilai mampu memberikan motivasi serta semangat gotong royong bagi para petani dalam mengelola lahan pertanian.

Agus Komandan TNI Brigif 879/RC menyatakan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. 

Selain membantu secara langsung di lapangan, TNI juga berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan desa.

Dengan terlaksananya kegiatan tebar benih padi sawah ini, diharapkan Desa Sekerat dapat terus memperkuat ketahanan pangan lokal serta menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah, masyarakat, dan aparat negara. Tutupnya ( as )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *