Michael Tan Sukses Gelar Vision Sharing Moonbot Perdana di Kutim, Hadirkan 200 Peserta Dari Berbagai Latar Belakang Profesi  

Advertorial, Berita1212 Dilihat
banner 468x60

GEMPARKUTIM.COM, SANGATTA – CEO Moonbot, sukses menggelar Vision Sharing perdana di Kutai Timur (Kutim) dengan antusiasme tinggi. Bertempat di Hotel Royal Victoria, kegiatan ini menghadirkan sekitar kurang lebih 200 orang peserta dari beragam latar belakang profesi, pada Sabtu, (28/2/2026).

Mulai dari mahasiswa, pekerja, pengusaha, hingga ibu rumah tangga memadati ruangan demi memahami lebih dalam peluang dunia digital, trading, serta pengelolaan aset berbasis sistem otomatis.

Dalam paparannya, Michael Tan menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan realitas yang harus dihadapi bersama.

“Perkembangan digital tidak bisa dihindari. Moonbot hadir agar memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi dengan tepat. Bukan hanya di kota besar tetapi juga di daerah, bisa masuk ke market dengan lebih aman dan konsisten,” tegasnya.

Sementara itu, Pioner Moonbot Kutim, Yulia, menyebut tantangan terbesar bukan pada teknologinya, melainkan membangun kepercayaan masyarakat terhadap hal baru.

“Wajar jika ada skeptis. Tapi teknologi akan terus bertumbuh. Tugas kami adalah memastikan masyarakat tidak tertinggal,” ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial guna memperluas literasi digital masyarakat Sangatta dan sekitarnya.

Sedangkan mentor Moonbot Kaltim, Cristianto Winardinata, menyoroti pentingnya edukasi trading yang aman di tengah maraknya investasi ilegal.

“Banyak orang takut karena kurang paham. Padahal industri kripto punya masa depan cerah jika dikelola dengan sistem yang tepat dan penuh edukasi,” jelasnya.

Dalam kegiatan yang sama, Adi Wibowo Siswoyo, pioneer Moonbot Kaltim dengan posisi Legend Double Diamond, menegaskan misi mereka bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga manajemen keuangan.

“Kita ingin masyarakat tidak hanya tahu cara menghasilkan uang, tetapi juga paham cara mengelola dan memutarnya secara bijak,” katanya.

Antusiasme terlihat dari beragamnya latar peserta. Salah satunya Bunga, seorang ibu rumah tangga yang kini mulai aktif mempelajari teknologi digital.

“Ternyata tidak semenakutkan yang dibayangkan. Dengan sistem otomatis, kita tidak perlu 24 jam menghabiskan waktu di depan HP untuk mendapatkan keuntungan,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman Vision Meeting eksklusif bagi para member yang akan digelar pada hari Minggu, (29/2/2026) di lokasi yang sama.

Komunitas Moonbot Kutim berharap, langkah ini menjadi titik awal kebangkitan literasi investasi digital di Kutim, serta membuka peluang ekonomi baru dalam 3-5 tahun ke depan. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *