Jembatan Mulawarman Bengalon, Diduga Nyaris Amblas, Warga Desak Pemerintah Jangan Tunggu Korban Jiwa

Berita2601 Dilihat
banner 468x60

Bengalon, Gemparkutim.com — Kondisi jembatan yang berada di jl.Mulawarman Desa Sepaso, Kec.Bengalon, yang berstatus jalan Provinsi kini memprihatinkan dan dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.

Jembatan ini salah satu nya menuju Akses ke kaliorang.sangkulirang.koubun. Karangan dan berau. Harapan masyarakat hal ini harus di tangani cepat. Rabu 20/5/2026

Terlihat Pondasi sudah mulai retak. Kata warga ini menghitung bulan, kerna padat nya jalan

Berdasarkan keterangan warga, kerusakan di sekitar jembatan sudah terlihat jelas.

Badan jalan di dekat jembatan mengalami penurunan di diduga sekitar satu meter. Kondisi membuat kendaraan yang melintas, terutama kendaraan besar, berisiko miring hingga terbalik.

Warga juga mengaku khawatir karena jembatan kerap bergoyang saat dilalui mobil Roda 10. Mereka menilai kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena berpotensi menyebabkan kerusakan yang lebih parah, bahkan dikhawatirkan jembatan bisa putus.

“Kalau jembatan ini sampai putus, masyarakat akan sangat dirugikan karena tidak ada jalan alternatif lain. Aktivitas warga, kendaraan umum, maupun angkutan barang pasti akan terganggu,” ujar mila warga bengalon.

Selain membahayakan kendaraan besar, lokasi juga disebut kerap dijadikan tempat balapan oleh sejumlah anak muda pada malam hari.

Kondisi jalan yang tidak rata membuat sepeda motor sering melompat saat melintas. Warga menyebut, kondisi itu sudah beberapa kali menimbulkan korban.

Masyarakat berharap pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten, pihak kecamatan, desa, serta instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan secara serius.

Warga meminta agar penanganan tidak hanya berupa tambal sementara, melainkan perbaikan yang aman dan permanen.

“Kami berharap jangan sampai menunggu ada korban jiwa baru dilakukan tindakan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *