Surplus Diduga Capai Rp15 Miliar, UPK Sangkulirang Perkuat Kepercayaan Nasabah Lewat Family Gathering

Berita1774 Dilihat
banner 468x60

KUTAI TIMUR, Gemparkutim.com — Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Sangkulirang menggelar kegiatan family gathering bersama kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) dan  (BKAD) BADAN KORDINASI ANTARA DESA Kec.sangkuliran yang laksanakan di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur. Senin 8 juni 2026

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang merupakan anggota kelompok SPP Nasabah UPK Kecamatan Sangkulirang.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai agenda kebersamaan, seperti lomba memasak, lomba menyanyi, sepak bola, permainan balon, serta sejumlah hiburan lainnya.

Ketua UPK Kecamatan Sangkulirang, Siti Mariati, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi antara pengurus UPK, PKAD, dan anggota kelompok SPP Simpang pinjam perempuan.

“Hari ini kami mengadakan kegiatan family gathering UPK Kecamatan Sangkulirang bersama PKAD dan kelompok Simpan Pinjam Perempuan. Pesertanya sekitar 70 orang,” ujar Siti Mariati.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara pengurus dan anggota SPP.

Melalui kegiatan seperti ini, komunikasi dan kebersamaan antara UPK dan nasabah diharapkan semakin terjaga.

Siti menjelaskan, dana simpan pinjam yang dikelola UPK Sangkulirang berasal dari dana eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Meskipun program tersebut telah berakhir, dana yang ada masih terus dikelola melalui kegiatan simpan pinjam perempuan. Pungkas siti ketua UPK

Ia menyebutkan, hingga tahun 2026, pengelolaan dana tersebut terus menunjukkan perkembangan positif. Surplus dari pengelolaan simpan pinjam diduga telah mencapai 15 miliar.

“Alhamdulillah sampai tahun 2026 ini pengelolaannya berkembang dengan baik. Pendapatan atau surplus dari pengelolaan tersebut, sampai saat ini tentu tidak lepas dari kepercayaan para nasabah kepada UPK, ujar siti

Sementara itu, Bendahara UPK Kecamatan Sangkulirang, Ahmad Gapuri, menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan program SPP juga didukung oleh kemampuan para nasabah dalam menjalankan usaha.

Menurutnya, dana pinjaman yang diberikan telah dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan ekonomi masyarakat.

Ahmad menjelaskan, layanan pinjaman UPK Sangkulirang hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Sangkulirang. Hal itu sesuai dengan wilayah kerja dan ketentuan pengelolaan UPK.

“Penerima pinjaman cukup beragam. Ada pelaku UMKM, pedagang kecil, pemilik warung, pemilik toko, hingga petani sawit. Namun, semuanya tetap harus mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku,” ujar Ahmad.

Saat ini, jumlah nasabah UPK Kecamatan Sangkulirang tercatat sekitar 250 orang. Pihak UPK berharap kegiatan kebersamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

“Kegiatan seperti ini sudah kami laksanakan selama dua tahun terakhir. Insyaallah ke depan akan terus kami adakan setiap tahun,” tuturnya.

Melalui kegiatan family gathering tersebut, UPK Kecamatan Sangkulirang berharap hubungan antara pengurus dan anggota SPP semakin erat.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan nasabah serta mendukung keberlanjutan program simpan pinjam yang memberi manfaat bagi masyarakat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *