Muhammad Aprio Ikuti PENAS Petani Muda, Ajak Pemuda Bengalon Ambil Peran di Dunia Pertanian

Berita1872 Dilihat
banner 468x60

GORONTALO, Gemparkutim.com – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bengalon, Muhammad Aprio, mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Muda yang digelar di Gorontalo.

Kegiatan nasional tersebut diikuti sekitar 13.000 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Keikutsertaan Muhammad Aprio dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan, membangun jejaring, serta menggali berbagai inovasi pertanian yang dapat diterapkan di Kutai Timur, khususnya di wilayah Kec.Bengalon.

PENAS Petani Muda menghadirkan berbagai agenda, mulai dari diskusi, pameran teknologi pertanian, hingga pertukaran praktik terbaik dalam pengembangan sektor pertanian berbasis generasi muda.

Forum tersebut menjadi ruang pertemuan bagi pemuda, petani muda, organisasi kepemudaan, serta pelaku sektor pertanian dari berbagai daerah.

Ketua KNPI Bengalon, Muhammad Aprio, mengatakan bahwa kegiatan PENAS Petani Muda memberikan banyak pengalaman baru, Termaksud saya dan peserta, terutama dalam melihat langsung berbagai program pertanian yang telah berhasil dikembangkan di daerah lain.

“Melalui kegiatan ini, kami bisa melihat langsung berbagai program dan inovasi yang telah berhasil diterapkan di daerah lain.

Pengalaman tentu menjadi bekal berharga untuk dibawa pulang dan disesuaikan dengan kebutuhan di Kutai Timur,” ujar Aprio di wawancarai lewat telpon Wa

Menurutnya, forum nasional seperti PENAS tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga wadah penting bagi pemuda untuk saling bertukar gagasan dan membangun kolaborasi.

Ia menilai sektor pertanian memiliki peluang besar untuk dikembangkan dengan melibatkan peran aktif generasi muda.

Aprio berharap, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti PENAS Petani Muda di Gorontalo dapat menjadi inspirasi bagi pemuda di Kutai Timur, khususnya di Bengalon, agar lebih tertarik terlibat dalam pengembangan sektor pertanian.

“Pertanian bukan hanya sektor tradisional, tetapi juga memiliki ruang besar untuk inovasi.

Anak muda harus berani mengambil peran, baik melalui pemanfaatan teknologi, pengembangan usaha tani, maupun kolaborasi antarwilayah,” kata Aprio

Sementara itu, Ketua Komite Tani Muda Kutai Timur, Sadam Amarul, menyampaikan bahwa keikutsertaan delegasi Kutai Timur dalam PENAS menjadi kesempatan penting untuk memperluas pengetahuan terkait pengembangan pertanian modern.

“PENAS ini dihadiri peserta dari seluruh wilayah di Indonesia dengan jumlah sekitar 13.000 orang. Banyak hal yang bisa dipelajari, mulai dari inovasi pertanian hingga strategi pengembangan petani muda di berbagai daerah,” ujar Sadam.

Bendahara Umum KNPI Kutai Timur, Samsul Arif, juga berharap keikutsertaan delegasi daerah dalam kegiatan nasional tersebut dapat memperkuat peran pemuda dalam mendukung ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan.

“Harapan kami, semangat yang dibawa dari kegiatan ini bisa menular kepada pemuda di Kutai Timur. Pertanian memiliki potensi besar untuk dikembangkan, dan generasi muda perlu mengambil peran lebih aktif di dalamnya,” kata Samsul.

Keikutsertaan KNPI Bengalon bersama KTM dan KNPI Kutai Timur dalam PENAS Petani Muda di Gorontalo diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antardaerah, sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi pertanian yang dapat diterapkan di Kutai Timur. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *