Kapolres Kutim Sampaikan Amanat Presiden di Hari Bhayangkara ke-80, Tekankan Polri Profesional dan Dicintai Masyarakat

Berita2901 Dilihat
banner 468x60

SANGATTA, Gemparkutim.com – Semangat pengabdian kepada masyarakat mewarnai pelaksanaan Upacara Hari Bhayangkara ke-80 Polres Kutai Timur (Kutim) mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Kutai Timur, Bukit Pelangi, Rabu (01/07/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, Ketua DPRD Kutim Jimmi, Wakil Ketua I DPRD Kutim, Sayid Anjas, Wakil Ketua II DPRD Kutim, Prayunita Utami, Dandim 0909/KTM Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Yahya Junarko, serta jajaran Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto, bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam amanat tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh anggota Polri yang selama delapan dekade terus menjaga stabilitas keamanan nasional serta mengawal berbagai program strategis pemerintah.

“80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat bukan sekadar tema, tetapi menjadi komitmen bahwa seluruh tugas dan pengabdian Polri harus bermuara pada pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum yang profesional,” papar Kapolres AKBP Fauzan Arianto.

Kapolres AKBP Fauzan juga mengingatkan bahwa dinamika geopolitik global, perkembangan teknologi informasi, ancaman kejahatan siber, hingga kejahatan transnasional menuntut Polri menjadi institusi yang adaptif, prediktif, dan modern.

Selain itu, ia memberikan lima arahan utama kepada jajaran Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme pelayanan, memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi perubahan, serta membangun legitimasi institusi melalui integritas dan komunikasi publik yang baik.

“Kepercayaan negara dan rakyat adalah modal paling berharga yang harus dijaga dengan kerja nyata, bukan sekadar retorika. Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan kepercayaan masyarakat sebagai alasan utama mengenakan seragam Bhayangkara,” ujarnya.

Dalam upacara tersebut turut ditampilkan pembacaan Tri Brata, penghormatan pasukan, hingga menyanyikan Mars dan Himne Polri yang menambah kekhidmatan suasana.

Pelaksanaan upacara diikuti berbagai unsur pasukan, mulai dari personel Polres Kutai Timur, Kodim 0909/KTM, Lanal Sangatta, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kesehatan, Senkom, Pramuka, hingga gabungan Babinkamtibmas dan fungsi operasional Polres Kutim.

Keberhasilan pelaksanaan upacara menjadi bukti solidnya sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Kutai Timur.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi penguat komitmen Polri untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkokoh kepercayaan masyarakat melalui pengabdian yang profesional, humanis, dan berintegritas.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *