KUTIM, Gemparkutim.com– Posyandu di Kutai Timur (Kutim) mulai memperluas cakupan pelayanan kesehatan melalui penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP). Layanan yang sebelumnya identik dengan pemantauan kesehatan bayi dan balita kini diarahkan untuk mencakup seluruh siklus kehidupan masyarakat.
Penerapan layanan tersebut salah satunya terlihat di Posyandu Sekar Kedaton, Jalan Sulawesi, Sangatta. Posyandu tersebut melayani masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, bayi, anak-anak, remaja, usia produktif hingga lanjut usia (lansia).
Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketua TP PKK Kutim, Siti Robiah, mengatakan perubahan cakupan layanan tersebut menjadi bagian dari penerapan ILP di tingkat masyarakat.
“ILP telah mengintegrasikan pelayanan kesehatan di posyandu untuk seluruh siklus hidup. Jika ditemukan warga yang sakit, mereka bisa langsung mendapatkan rujukan dari posyandu ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas),” kata Siti Robiah.
Menurutnya, keberadaan posyandu tetap penting untuk memantau tumbuh kembang anak. Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi lebih awal gangguan kesehatan, termasuk masalah gizi dan tengkes (stunting).
“Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan harus dipenuhi guna memastikan target layanan kesehatan balita tercapai. Hal ini mencakup penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pemberian kapsul vitamin A serta obat cacing secara tepat,” ujar Siti Robiah.
Selain pemantauan balita, pelayanan di posyandu juga mulai diarahkan untuk mendeteksi sejumlah masalah kesehatan pada kelompok usia lainnya. Hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar untuk menentukan apakah warga membutuhkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.
Perwakilan kader Posyandu Sekar Kedaton, Nurul Hidayati, mengatakan posyandu tersebut didukung 10 kader. Setiap bulan, jumlah kunjungan warga berkisar 70 hingga 75 orang yang berasal dari RT 20, RT 21 dan RT 25.
Menurut Nurul, kader juga dapat membantu proses rujukan apabila menemukan warga yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Posyandu Sekar Kedaton telah berjejaring dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama.
“Posyandu Sekar Kedaton kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang bermain anak, toilet, ruang konseling, ruang pemeriksaan ibu hamil, ruang pertemuan, serta ruang pemeriksaan umum. Jam operasional kami berlangsung setiap bulan pada tanggal 11, mulai pukul 07.30 hingga 13.30 WITA,” tutur Nurul.
Ia menambahkan, pemeriksaan di posyandu juga dapat membantu mendeteksi kondisi seperti tekanan darah tinggi dan peningkatan kadar gula darah. Jika ditemukan indikasi yang membutuhkan penanganan medis, warga dapat diarahkan untuk mendapat pemeriksaan di fasilitas kesehatan.
Penerapan ILP tersebut turut dipantau Ketua Tim Pembina Posyandu Kutim Siti Robiah saat melakukan kunjungan ke Posyandu Sekar Kedaton, Selasa (11/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Siti didampingi Ketua Pokja IV TP PKK Kutim Ny Andi Nonci beserta jajaran.
Kegiatan monitoring dan evaluasi juga dihadiri Camat Sangatta Utara Hasdiah Dohi, Kepala Desa Sangatta Utara Yulianti, serta perwakilan DPMDes, Dinas Kesehatan dan instansi terkait. (*/GK8)








