8 Oktober, Jembatan Muara Lembak Ditutup 30 Hari, Arus ke Sangkulirang Dialihkan

Berita4172 Dilihat
banner 468x60

BENGALON, Gemparkutim.com — Jembatan Muara Lembak yang berada di ruas Jalan Nasional Simpang Perdau–Muara Lembak, Kelurahan Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur,

akan ditutup sementara menyusul terjadinya penurunan kondisi struktur jembatan yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.

menindaklanjuti surat PPK 2.3 Provinsi Kalimantan Timur Nomor PW0401/B/Bbpjn7.8.2.3/2026/641 tertanggal 30 September 2026 tentang Penutupan Sementara Jembatan Muara Lembak. Kamis 1/10/2026

Berdasarkan hasil pemantauan, terjadi settlement atau penurunan pada oprit jembatan sisi Simpang Perdau dengan selisih kedalaman sekitar satu meter terhadap jalan pendekat. Kondisi tersebut dinilai telah mengganggu kenyamanan sekaligus berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Penurunan itu diduga berkaitan dengan menurunnya kondisi fondasi abutmen yang mengalami retakan akibat scouring atau penggerusan, serta diperparah oleh beban kendaraan yang melebihi batas sehingga mempercepat kerusakan jembatan.

Sebagai langkah penanganan, PPK 2.3 Provinsi Kalimantan Timur akan melakukan penanganan sementara menggunakan Jembatan Bailey. Pekerjaan direncanakan mulai 8 Oktober 2026 dengan waktu pelaksanaan selama 30 hari.

Screenshot

Selama proses pekerjaan berlangsung, akses melalui Jembatan Muara Lembak akan ditutup penuh.

Rencana penutupan dan pelaksanaan pekerjaan tersebut juga akan diinformasikan kepada Polsek Bengalon, Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur, Pemerintah Kecamatan Bengalon, serta masyarakat paling lambat dua hari sebelum pekerjaan dimulai.

Arus Kendaraan Dialihkan

Selama Jembatan Muara Lembak ditutup, kendaraan yang akan menuju Sangkulirang dan wilayah sekitarnya akan dialihkan melalui jalur alternatif dengan melintasi Jembatan Ken Arok di Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon.

Pengalihan arus lalu lintas tersebut akan diberlakukan hingga pekerjaan penanganan sementara menggunakan Jembatan Bailey selesai dilaksanakan.

Jembatan Muara Lembak memiliki peran penting sebagai salah satu penghubung utama pada ruas jalan Simpang Perdau menuju Sangkulirang. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan ikut membantu menyosialisasikan informasi penutupan dan pengalihan arus kepada masyarakat pengguna jalan.

Sosialisasi dinilai penting agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan lebih awal serta mendukung kelancaran aktivitas transportasi dan distribusi logistik selama masa penanganan Jembatan Muara Lembak.

Pengguna jalan juga diimbau untuk mengikuti arahan petugas dan rambu-rambu pengalihan lalu lintas yang diberlakukan selama pekerjaan berlangsung.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *