Kapolsek Bengalon Paparkan Tugas dan Program Polri dalam Dialog Bersama Pemuda Bekesah
Bengalon, Gemparkutim.com – Kapolsek Bengalon, AKP Asriadi, S.H M.H., memaparkan tugas dan peran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada kegiatan dialog “Pemuda Berkesah” Episode 3 yang digelar Karang Taruna Kecamatan Bengalon, Rabu 11/2/2026
Dalam kegiatan yang disiarkan langsung melalui media sosial, AKP Asriadi menjelaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya sebatas menangkap dan memenjarakan pelaku kejahatan, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif, pencegahan, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, tugas Polri adalah melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.
Penegakan hukum merupakan langkah terakhir apabila upaya persuasif tidak berhasil,” ujarnya.
Fokus Pengamanan dan Pelayanan
AKP Asriadi menyebutkan, dengan pesatnya perkembangan wilayah Bengalon yang didukung sektor pertambangan dan perkebunan, tantangan kamtibmas juga meningkat.
Kepolisian, rutin melakukan pengaturan lalu lintas pada pagi hari untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, khususnya di jalur utama.
Selain itu, Polsek Bengalon AKP Asriadi juga aktif dalam kegiatan sosial, termasuk saat terjadi banjir di wilayah Sepaso Induk beberapa waktu lalu.
Bersama unsur Forkopimcam dan BPBD, kepolisian turun langsung memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada, termasuk terhadap potensi bahaya satwa liar.
Dukung Program Ketahanan Pangan
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga menjelaskan keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan nasional melalui penanaman jagung.
Program ini merupakan tindak lanjut kebijakan Presiden yang diteruskan hingga ke tingkat daerah.
“Penanaman jagung ini bagian dari rantai ketahanan pangan. Hasilnya akan mendukung sektor peternakan, sehingga harga pakan dan daging bisa lebih terjangkau, termasuk untuk kebutuhan konsumsi masyarakat dan program gizi anak sekolah,” jelasnya.
Program tersebut dilaksanakan dengan melibatkan pemerintah desa, perusahaan, dan pemuda setempat.
Kasus Menonjol,Pencurian dan Narkoba
Terkait situasi kamtibmas, AKP Asriadi mengungkapkan bahwa dalam tiga bulan terakhir kasus pencurian sempat mendominasi laporan masyarakat.
Namun, pelaku telah berhasil diamankan berkat kerja sama Polsek Bengalon dan Polres Kutai Timur.
Selain pencurian, peredaran narkoba juga menjadi perhatian serius. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu takut melapor jika mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika.
“Tidak semua pengguna narkoba langsung dipenjara. Jika terbukti sebagai korban penyalahgunaan, bisa dilakukan asesmen dan rehabilitasi. Yang kami tindak tegas adalah pengedarnya,” tegasnya.
Ia mengajak pemuda dan masyarakat menjadi mitra kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.
Imbauan Ramadan dan Pengaktifan Pos Kamling
Menjelang bulan suci Ramadan, Kapolsek mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, seperti memastikan rumah terkunci saat salat tarawih, mematikan kompor setelah sahur, serta tidak lalai menjaga kendaraan.
Polsek Bengalon juga mendorong pengaktifan kembali pos keamanan lingkungan (pos kamling) dan pemasangan CCTV di lingkungan permukiman sebagai upaya pencegahan kejahatan.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab bersama.
Dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan kepolisian, situasi kamtibmas bisa tetap kondusif,” kata AKP Asriadi
Terbuka terhadap Kritik
Menanggapi isu nasional terkait kepercayaan publik terhadap Polri, AKP Asriadi menegaskan bahwa institusinya tidak menutup-nutupi pelanggaran yang dilakukan oknum anggota.
“Jika ada anggota yang melakukan pelanggaran, akan ditindak sesuai aturan, baik disiplin, kode etik, maupun pidana.
Kami tidak anti kritik, justru itu menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan,” ujar Asriadi
Ia memastikan Polsek Bengalon terbuka 24 jam bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi atau melaporkan kejadian, termasuk melalui layanan darurat 110 yang bebas pulsa.
Melalui dialog tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih erat antara kepolisian dan masyarakat, serta meningkatkan partisipasi publik dalam menjaga keamanan wilayah Bengalon.












