Yalimo, GemparKutim.com– Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat komitmennya untuk mewujudkan perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat Papua. Hal ini dilakukan melalui pendekatan humanis dan persuasif yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa Polri, bersama TNI dan pemerintah daerah, fokus mendukung pembangunan Papua dan melindungi masyarakat dari ancaman kelompok kriminal bersenjata (KKB). “Kami hadir di Papua bukan untuk menciptakan konflik, tetapi untuk melindungi masyarakat. Pendekatan kami mengutamakan dialog dan pemberdayaan masyarakat lokal,” ujarnya saat Operasi Damai Cartenz di Distrik Tangma, Kabupaten Yahukimo, Rabu (22/1/2025).
Polri juga melaksanakan berbagai program kemanusiaan, seperti trauma healing, distribusi alat tulis untuk anak-anak, hingga pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Program ini menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang selama ini sulit diakses, memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa negara hadir di setiap sudut Papua. Kami membangun hubungan yang baik dengan masyarakat, mendengarkan keluhan mereka, dan berusaha menjadi jembatan solusi atas permasalahan yang ada,” tambah Kombes Yusuf.
Lebih lanjut, ia menanggapi tuduhan miring terhadap aparat keamanan di Papua yang dianggap tidak mencerminkan realitas. Menurutnya, aparat keamanan terus berjuang menjaga masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata yang sering kali melakukan kekerasan terhadap warga sipil.
“Banyak narasi tidak adil terhadap kami. Padahal, kami bertaruh nyawa demi melindungi masyarakat Papua dari ancaman nyata. Jangan sampai masyarakat terjebak dalam manipulasi narasi yang menyesatkan,” tegasnya.
Kombes Yusuf juga mengajak semua pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional, untuk mendukung upaya perdamaian di Papua secara konstruktif. “Papua adalah bagian dari Indonesia, dan kita semua bertanggung jawab memastikan masyarakat Papua hidup damai, aman, dan sejahtera. Mari bersama-sama membangun Papua dengan semangat persatuan dan kasih sayang,” tutupnya.
Polri optimis bahwa melalui pendekatan humanis, sinergi dengan masyarakat lokal, dan dukungan semua pihak, Papua akan terus berkembang menjadi wilayah yang damai dan sejahtera.
Reporter: Ms












