Pelatihan Digitalisasi UMKM di Desa Sepaso, Bengalon: Mendorong Perkembangan Ekonomi Lokal

Berita245 Dilihat
banner 468x60

Bengalon, Gemparkutim.com – Kepala Desa Sepaso, Ruslan alan, menyampaikan harapan besar bagi para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Desa Sepaso, Kec.bengalon. Menurutnya, selama ini sebagian besar pelaku UMKM di desa sepaso masih mengandalkan cara manual dalam menjalankan usaha mereka. 18 Desember 2025

Dengan adanya pelatihan yang digelar KNPI Bengalon, Rabu 17 Desember 2025 Tadi malam, diharapkan para pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital, khususnya dalam bidang pemasaran, sehingga produk mereka tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga bisa dipasarkan lebih luas.

Ruslan “menekankan pentingnya digitalisasi dalam pemasaran produk UMKM. “Dengan digitalisasi, pemasaran produk UMKM tidak terbatas pada pasar lokal saja, tetapi bisa dikenal di luar daerah bahkan ke luar negeri,” ujarnya.

Ia berharap kaum muda, khususnya KNPI, bisa berperan aktif dalam mendorong perkembangan UMKM di Desa Sepaso, dengan mengajak anak muda untuk terlibat dalam menciptakan usaha dan membuka lapangan kerja.

Pelatihan yang dilaksanakan juga menjadi momentum penting dalam mendorong peran serta generasi muda dalam memperkuat ekonomi lokal melalui UMKM.

Desa Sepaso, yang tidak memiliki sumber daya alam seperti tambang atau kebun sawit, melihat UMKM sebagai salah satu sektor yang dapat menggerakkan perekonomian.

“Dengan adanya pelatihan ini, kita bisa mendorong UMKM, terutama usaha rumahan, untuk berkembang menuju digitalisasi,” tambah Ruslan.

Salah satu tantangan yang dihadapi UMKM di Desa Sepaso adalah kesulitan dalam pemasaran. “Mereka kesulitan dalam memasarkan produk karena belum memiliki pengelolaan usaha yang baik,” jelasnya.

Oleh karena itu, pelatihan-pelatihan yang diberikan diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memahami cara-cara pengelolaan yang baik, mulai dari keuangan, pengemasan produk, hingga pengembangan cita rasa produk yang menarik.Tambah Ruslan

Selain itu, Kepala Desa Sepaso Ruslan alan juga menyinggung tentang pentingnya pengadaan sentral UMKM yang dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk mereka. “Kita sedang menggali potensi untuk memiliki sentral UMKM di Sepaso, di mana orang luar dapat datang dan membeli produk UMKM sebagai oleh-oleh,” ungkapnya.

Dengan lokasi desa Sepaso kec.bengalon yang strategis sebagai jalur transportasi, baik dari Kaliorang, Kaobun, Sangkulirang, hingga dari Kabupaten Berau, kehadiran sentral UMKM di kawasan ini diharapkan dapat menarik wisatawan dan meningkatkan pengenalan produk-produk lokal.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak pemerintah desa yang berkomitmen untuk terus memperkuat sektor UMKM, terutama melalui pemanfaatan teknologi untuk pemasaran dan pengelolaan usaha yang lebih modern.

Ruslan mengajak seluruh masyarakatnya, terutama pelaku UMKM, untuk aktif mengikuti pelatihan ini sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi Desa Sepaso.

Pelatihan UMKM dari KNPI ini merupakan langkah awal menuju pemanfaatan potensi digital dalam meningkatkan daya saing produk UMKM yang ada di daerah, serta memperkenalkan produk-produk lokal ke pasar yang lebih luas. Dengan adanya sinergi antara masyarakat, KNPI, dan pemerintah desa, diharapkan UMKM di desa Sepaso dapat berkembang dengan pesat dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. ( asmin )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *