Satlantas Polres Kutim Dalami Penyebab Dump Truck Ambruk Saat Diperbaiki, Satu Orang Meninggal Dunia

Berita2709 Dilihat
banner 468x60

SANGATTA, Gemparkutim.com – Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Timur tengah melakukan penyelidikan terkait insiden ambruknya sebuah dump truck di Jalan Yos Sudarso II, tepatnya di depan LA Cell, Kecamatan Sangatta Utara, Rabu (17/6/2026) sore.

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang mekanik meninggal dunia dan seorang lainnya mengalami luka-luka.

Mendapatkan laporan kejadian tersebut, petugas Satlantas Polres Kutim segera mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan para saksi, mengamankan barang bukti, serta melakukan langkah-langkah penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto melalui Kasat Lantas Polres Kutim AKP Rezky Nur Harismeihendra mengatakan, pihaknya juga telah melakukan permintaan Visum et Repertum terhadap korban guna kepentingan proses penyelidikan.

“Kami telah mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti. Saat ini Unit Gakkum masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh faktor yang menyebabkan insiden tersebut,” ujar AKP Rezky.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden bermula ketika dump truck bernomor polisi KT-88xx-VF mengalami kerusakan pada sumbu roda sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan dan berhenti di lajur kanan jalan sebelum Simpang Surya Graha.

Sekitar pukul 16.30 WITA, tiga orang, yakni J (37), S (25), dan Y (30), melakukan perbaikan pada bagian bawah kendaraan dengan menggunakan dongkrak sebagai penopang beban dump truck.

Namun, saat proses perbaikan berlangsung, dongkrak yang digunakan diduga tidak mampu lagi menahan beban kendaraan setelah menopang dalam waktu cukup lama. Akibatnya, badan dump truck kehilangan keseimbangan dan ambruk ke arah trotoar sebelah kanan hingga menimpa tiang lampu penerangan jalan.

Pada saat bersamaan, S yang berada di bawah kendaraan tertimpa badan truk dan mengalami benturan pada bagian dada kanan dan terkena spakbor ban belakang sebelah kanan.

Sementara itu, Y mengalami luka berupa pembengkakan pada kaki kiri bagian bawah mata kaki. Adapun J berhasil menyelamatkan diri dengan merangkak keluar dari kolong kendaraan beberapa saat sebelum dump truck terjatuh sehingga tidak mengalami luka.

Korban S kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit PKT Sangatta untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Kudungga Sangatta untuk penanganan lebih lanjut. Sedangkan korban Y menjalani perawatan medis akibat luka yang dideritanya.

AKP Rezky mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha transportasi agar mengutamakan standar keselamatan kerja saat melakukan perbaikan kendaraan, khususnya kendaraan berat.

“Pastikan alat penopang dalam kondisi layak dan gunakan sistem pengaman tambahan saat melakukan perbaikan kendaraan. Keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tegasnya.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka ringan, dan kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Hingga saat ini, Satlantas Polres Kutim masih terus mendalami penyebab pasti insiden tersebut.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *