Festival Sekerat Nusantara Jadi Agenda Rutin Pemkab Kutim, Tahun Depan Ditargetkan Lebih Meriah

Berita2261 Dilihat
banner 468x60

KUTAI TIMUR, Gemparkutim.com – Bupati Kutai Timur H. Ardiansyah Sulaiman berharap penyelenggaraan Festival Sekerat Nusantara pada tahun mendatang ( 2027 ) berlangsung lebih meriah dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.

Harapan itu disampaikan Ardiansyah saat menutup Festival Sekerat Nusantara V di Pantai Sekerat, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Minggu malam (12/7/2026).

“Saya berharap Festival Sekerat Nusantara pada tahun mendatang dapat diselenggarakan dengan lebih meriah. Festival ini telah masuk dalam agenda rutin Pemerintah Kabupaten Kutai Timur,” ujar Ardiansyah.

Menurutnya, keberhasilan festival tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah daerah. Keterlibatan pemerintah desa, masyarakat, komunitas, pelaku usaha, serta perusahaan yang beroperasi di sekitar Desa Sekerat juga diperlukan agar kegiatan itu terus berkembang.

Ardiansyah menilai Desa Sekerat memiliki potensi pariwisata yang lengkap. Selain panorama pantai, desa tersebut juga mempunyai kawasan pegunungan dan areal persawahan yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata.

Ia mengungkapkan, masih ada pengunjung yang terkejut ketika mengetahui Kutai Timur memiliki kawasan persawahan. Selama ini, sebagian masyarakat dari luar daerah lebih mengenal Kutai Timur sebagai wilayah pertambangan.

“Desa Sekerat memiliki panorama yang luar biasa, mulai dari pantai, kawasan pegunungan, hingga areal persawahan. Inilah gambaran Nusantara yang ada di Kutai Timur. Inilah yang kita sebut sebagai Magic Land,” katanya.

Sebutan Magic Land, lanjut Ardiansyah, menggambarkan keberagaman potensi Kutai Timur yang mencakup kekayaan alam, pariwisata, budaya, pertanian, dan sejarah. Seluruh potensi tersebut perlu diperkenalkan secara luas melalui promosi dan kegiatan pariwisata yang berkelanjutan.

Festival Sekerat Nusantara juga diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan hiburan. Festival tersebut harus menjadi media edukasi yang memperkenalkan akar adat dan budaya Kutai kepada masyarakat, terutama generasi muda.

Ardiansyah Sulaiman menyebut wilayah Kutai memiliki posisi penting dalam sejarah Indonesia karena dikenal sebagai tempat berdirinya kerajaan bercorak Hindu tertua di Nusantara. Jejak sejarah tersebut juga ditemukan di wilayah Kutai Timur, salah satunya melalui situs Gunung Kombeng.

“Festival ini mudah-mudahan dapat menghibur masyarakat sekaligus memberikan pemahaman mengenai akar adat dan budaya Kutai yang ditampilkan melalui berbagai rangkaian kegiatan,” tutupnya

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *