KUTIM, Gemparkutim.com – Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim) Jimmi mengajak masyarakat tidak sekadar memasang Bendera Merah Putih saat momentum HUT Kemerdekaan RI. Menurutnya, semangat kemerdekaan perlu diterjemahkan dalam bentuk kepedulian dan kontribusi terhadap daerah.
Hal itu disampaikan Jimmi dalam Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih di kawasan Simpang Tiga Pendidikan, Rabu (12/8). Sebanyak 1.000 bendera disiapkan dalam kegiatan tersebut. Terdiri atas 500 bendera untuk rumah dan 500 bendera kendaraan.
Jimmi mengatakan, pembagian bendera menjadi salah satu cara untuk mengingatkan masyarakat terhadap perjuangan para pendahulu sekaligus mendorong warga ikut menyemarakkan bulan kemerdekaan.
“Nah tentu salah satu partisipasi ini adalah membagikan bendera ini untuk mengingatkan kepada masyarakat dan juga mendorong mereka juga untuk memasang bendera di rumah masing-masing,” kata Jimmi.
Dia menilai, pemasangan bendera tidak sebatas simbol perayaan. Momentum tersebut juga dapat menjadi pengingat bagi generasi saat ini mengenai perjuangan yang telah dilalui untuk memperoleh kemerdekaan.
“Dan kalau bukan kita siapa lagi yang bisa mengingatkan kepada masyarakat. Dan tentu ini motivasi untuk bisa mendorong bagaimana patriotisme di zaman sekarang ini itu penting untuk menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air,” ujarnya.
Menurut Jimmi, bentuk perjuangan pada masa sekarang berbeda dengan masa perjuangan kemerdekaan. Jika dahulu masyarakat menghadapi penjajahan, saat ini tantangannya berkaitan dengan pembangunan dan persoalan sosial yang membutuhkan keterlibatan bersama.
“Apa yang kita bisa lakukan untuk bangsa dan negara ini, itu adalah suatu bentuk penghargaan yang sangat mungkin dibutuhkan oleh kebersamaan masyarakat itu sendiri,” katanya.
Dia menilai semangat tersebut penting untuk terus dijaga karena pembangunan daerah juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Tidak hanya pemerintah yang memiliki peran dalam mendorong kemajuan daerah.
“Tentu untuk membangun daerah ini dan membangun negara ini. Itu perlu suatu perjuangan dan perjuangan itu tidak akan pernah berhenti. Masih banyak tantangan-tantangan yang dihadapi bangsa ini untuk bisa lebih maju dan berkembang,” ujar Jimmi.
Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan, Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Kesbangpol Kutim Hapiah mengatakan, gerakan pembagian bendera merupakan program nasional yang dilaksanakan menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah dan instansi terkait. Selain menyemarakkan peringatan kemerdekaan, kegiatan diarahkan untuk meningkatkan rasa cinta Tanah Air dan nasionalisme masyarakat.
“Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih merupakan program nasional yang melibatkan seluruh Unsur FORKOPIMDA, OPD dan Instansi terkait, untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta upaya yang menggugah rasa cinta tanah air dan meningkatkan nasionalisme Masyarakat Kabupaten Kutai Timur,” demikian disampaikan Hapiah. (*/GK8)













