BENGALON, Gemparkutim.com — Pemerintah Desa Sekerat, Kec.Bengalon, Kutai Timur, Sunan Dhika, S.AP., menegaskan bahwa keberadaan perusahaan yang beroperasi di wilayah desa sekerat harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui pemberdayaan tenaga kerja dan kontraktor lokal.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 dan Daftar Usulan RKPDes Tahun Anggaran 2028, Kamis (22/10/2026).
Dalam forum yang dihadiri unsur pemerintah desa, masyarakat, dan perwakilan perusahaan tersebut, persoalan kesempatan kerja serta keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi salah satu aspirasi yang mendapat perhatian.
Sunan Dhika menilai bahwa aktivitas perusahaan di wilayah Desa Sekerat seharusnya mampu membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
Ia mengingatkan agar komitmen pemberdayaan masyarakat lokal yang tercantum dalam dokumen perusahaan, termasuk dokumen lingkungan, tidak berhenti sebagai persyaratan administratif semata.
“Pemberdayaan masyarakat lokal jangan hanya menjadi komitmen dalam dokumen perusahaan. Harus ada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, baik melalui kesempatan bekerja maupun peluang usaha bagi kontraktor lokal,” tegasnya.
Minta Perusahaan Buka Peluang bagi Kontraktor Lokal
Sunan Dhika menjelaskan bahwa pemerintah desa akan berupaya memfasilitasi komunikasi antara perusahaan dan para pelaku usaha lokal yang telah memiliki legalitas serta memenuhi persyaratan yang berlaku.
Langkah tersebut bertujuan membuka akses informasi mengenai peluang pekerjaan, kegiatan usaha, serta kebutuhan jasa perusahaan secara lebih transparan.
Menurutnya, pengusaha lokal yang memiliki kemampuan dan memenuhi ketentuan perlu diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan operasional perusahaan.
Dengan demikian, aktivitas industri yang berlangsung di wilayah Desa Sekerat diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
Pemerintah desa berharap terbangun komunikasi yang lebih terbuka antara perusahaan dan kontraktor lokal sehingga peluang kerja sama dapat diketahui dan diakses secara adil sesuai kemampuan masing-masing pelaku usaha.
BUMDes Disiapkan Jadi Wadah Pendataan Tenaga Kerja
Selain mendorong keterlibatan kontraktor lokal, Pemerintah Desa Sekerat juga berencana memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mendukung pendataan dan penyampaian informasi peluang kerja bagi masyarakat.
Melalui sistem pendataan yang lebih tertata, masyarakat yang memiliki keterampilan dan kompetensi diharapkan dapat memperoleh informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja perusahaan.
Langkah tersebut juga diharapkan dapat mempermudah koordinasi antara pemerintah desa dan perusahaan dalam mengidentifikasi potensi sumber daya manusia lokal.
Sunan Dhika menilai bahwa keterbukaan informasi lowongan pekerjaan merupakan salah satu hal penting agar masyarakat memperoleh kesempatan yang sesuai dengan kompetensi dan persyaratan perusahaan.
Pemerintah desa berharap mekanisme tersebut dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan sekaligus mengurangi kesenjangan informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja.
Dorong BUMDes Tingkatkan Pendapatan Asli Desa
Dalam kesempatan yang sama, Sunan Dhika juga menekankan pentingnya penguatan BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa.
Menurutnya, keberadaan perusahaan dan aktivitas industri di sekitar Desa Sekerat membuka berbagai peluang usaha yang berpotensi dikembangkan secara produktif.
Peluang tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan melalui pengelolaan usaha desa yang profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penguatan BUMDes juga menjadi bagian dari strategi pemerintah desa dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), sehingga pembangunan ke depan tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan dan transfer anggaran pemerintah.
Sunan Dhika berharap BUMDes mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi yang menciptakan peluang usaha, membuka lapangan pekerjaan, serta memberikan kontribusi bagi kemandirian Desa Sekerat.
Kades Ingatkan Pentingnya Persatuan Masyarakat
Di hadapan peserta Musrenbang, Sunan Dhika turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan mengesampingkan perbedaan suku, kelompok, maupun kepentingan pribadi dalam membangun desa.
Ia menilai bahwa kemajuan Desa Sekerat hanya dapat dicapai apabila pemerintah, perusahaan, dan masyarakat memiliki komitmen serta tujuan yang sama.
“Pembangunan Desa Sekerat merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita satukan pikiran dan langkah, jangan mengedepankan perbedaan suku maupun kelompok. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” pesannya.
Menurutnya, Desa Sekerat memiliki potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan apabila seluruh pihak mampu membangun kerja sama secara berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari pertumbuhan aktivitas perusahaan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat lokal memperoleh manfaat ekonomi.
Karena itu, pemerintah desa berharap aspirasi mengenai pemberdayaan tenaga kerja, pengembangan usaha lokal, dan penguatan BUMDes dapat ditindaklanjuti melalui program yang jelas dan terukur.
“Jika pemerintah, perusahaan, dan masyarakat mampu bersinergi dengan baik, saya yakin pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Sekerat akan lebih mudah diwujudkan,” pungkasnya.














