Pembangunan Ring Road Diakomodir, DPRD Kutim: Upaya Kurangi Risiko Kecelakaan di Jalur Poros Bontang

Berita177 Dilihat
banner 468x60

KUTAI TIMUR, gemparkutim.com – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) dari Komisi B, Yusril Yusuf, mengungkapkan bahwa salah satu usulan strategis daerah yang akhirnya diakomodir dalam perencanaan pembangunan nasional adalah pembangunan ring road sebagai jalur alternatif dari poros Bontang. Proyek tersebut dinilai mendesak karena tingginya potensi kecelakaan akibat lalu lintas kendaraan berat di kawasan tersebut. 25/11/2025

Yusril menjelaskan bahwa jalur poros Bontang kini menjadi satu-satunya akses kendaraan logistik dan alat berat menuju sejumlah sektor industri. Kondisi itu membuat risiko kecelakaan meningkat, terutama pada jam-jam padat.

“Ring road ini kita usulkan agar kendaraan-kendaraan pengangkut alat berat dialihkan ke jalur khusus. Tujuannya jelas, untuk mengurangi potensi kecelakaan di jalan poros,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa usulan pembangunan ring road telah mendapatkan perhatian pemerintah pusat saat rapat penyusunan RPJMN, sehingga masuk dalam daftar prioritas. Jalur baru ini nantinya akan terhubung dengan kawasan strategis dan menjadi akses pendukung mobilitas industri maupun masyarakat.

Menurut Yusril, realisasi proyek ring road akan memberi dampak besar bagi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Selain menekan angka kecelakaan, ring road juga diproyeksikan memperlancar arus distribusi barang dan aktivitas ekonomi di wilayah selatan Kutai Timur.

“Kami di DPRD tentu akan mengawal proses ini. Harapannya, pembangunan bisa berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah daerah bersama DPRD Kutim kini menunggu proses lanjutan dari pemerintah pusat terkait teknis pembangunan. Ring road ini diperkirakan menjadi salah satu proyek infrastruktur besar yang mulai berjalan dalam periode RPJMN mendatang.(Adv)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *