Rapat Lintas Sektor Bengalon Soroti Banjir di Sepaso, Jalan 10 November dan M Yusuf Kembali Dikeluhkan

Banjir Tahunan di Sepaso Tak Kunjung Ditangani, Warga Terus Jadi Korban Janji Musrenbang

Berita, Pemerintahan3522 Dilihat
banner 468x60

Bengalon, Gemparkutim.com – Rapat lintas sektor Kecamatan Bengalon kembali menyoroti persoalan banjir yang kerap terjadi di Desa Sepaso, khususnya di dua ruas jalan kabupaten, yakni Jalan 10 November dan Jalan M Yusuf.

Permasalahan ini dinilai mendesak karena berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, Kamis 12/2/2026 8.30 Wita

Kepala Desa Sepaso Ruslan Alan menyampaikan bahwa banjir di Jalan 10 November terjadi hampir setiap kali curah hujan tinggi.

Air meluap hingga menggenangi badan jalan yang merupakan akses utama warga desa Sepaso

“Jalan 10 November ini merupakan akses utama di Desa Sepaso. Setiap curah hujan tinggi, air meluap dan menyebabkan banjir,” ujarnya dalam rapat

Ia menjelaskan, pemerintah desa bersama pihak kecamatan telah beberapa kali menggelar rapat koordinasi untuk membahas solusi penanganan banjir.

Salah satu usulan yang kembali disampaikan adalah peningkatan badan jalan, termasuk pemasangan turap, penimbunan tanah uruk, serta penguatan dengan material batu. ujar kades Ruslan

“Sudah sekian tahun usulan ini kami sampaikan melalui Musrenbang, namun belum terealisasi. Mudah-mudahan pada Musrenbang 2026 mendatang bisa terwujud,” katanya.

Selain Jalan 10 November, Jalan M Yusuf juga menjadi perhatian karena berada di kawasan permukiman terpadat di Desa Sepaso. Kedua ruas jalan tersebut dinilai sangat vital bagi mobilitas warga.

Kepala Desa Ruslan Alan juga menegaskan bahwa pemerintah desa tidak memiliki kewenangan untuk melakukan perbaikan menggunakan anggaran desa, karena status jalan tersebut merupakan jalan kabupaten.

“Ada regulasi yang tidak membenarkan kami menggunakan anggaran desa untuk memperbaiki jalan kabupaten. Kewenangannya sepenuhnya ada di pemerintah kabupaten,” tegas Ruslan

Di Desa Sepaso sendiri terdapat lima ruas jalan berstatus jalan kabupaten, yakni Jalan M Yusuf, Jalan Awang Long, Jalan 10 November, Jalan Sepat, serta Jalan Prodesa yang terhubung ke Jalan Pendidikan Simpang 4 Sepaso Barat.

Pemerintah desa berharap pemerintah kabupaten dapat memberikan perhatian serius terhadap perbaikan jalan-jalan tersebut.

mengingat fungsinya yang vital bagi masyarakat dan dampaknya terhadap aktivitas ekonomi serta keselamatan warga saat musim hujan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *