Sekerat Dinilai Layak Jadi Destinasi Wisata Unggulan Kutai Timur, Infrastruktur Jadi Kunci Pengembangan

Berita2613 Dilihat
banner 468x60

KUTAI TIMUR, Gemparkutim.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menilai Desa Sekerat memiliki modal besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata unggulan daerah.

Potensi alam, budaya, dan dukungan masyarakat menjadi kekuatan utama yang harus didukung dengan peningkatan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan.

Hal itu disampaikan langsung Bapak Wakil Bupati Kutai Timur, H.Mahyunadi S.E., M.Si saat menghadiri Festival Sekerat Nusantara V.

Ia mengapresiasi penyelenggaraan festival yang dinilai mampu mempromosikan potensi wisata sekaligus memperkuat budaya lokal.

“Ini pertama kali saya hadir sebagai eksekutif di Festival Sekerat Nusantara v Saya memberikan apresiasi luar biasa kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, dinas terkait, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa,” Ujar H.Mahyunadi

Menurutnya, sebuah destinasi wisata dapat berkembang apabila memiliki tiga unsur utama, yakni keindahan alam, budaya, dan religi. Semakin lengkap unsur tersebut, semakin besar peluang sebuah daerah menjadi tujuan wisata.

“Sekerat memiliki modal utama, yaitu alam. Kita memiliki pantai yang indah, kawasan Bukit Karst, hingga potensi wisata paralayang. Tinggal bagaimana kita memperkuat akses dan pengelolaannya,” Tegas Mahyunadi

Ia mencontohkan sejumlah daerah yang berhasil berkembang karena memiliki salah satu atau kombinasi dari unsur wisata tersebut. Menurutnya, kekuatan Sekerat berada pada perpaduan panorama alam dan budaya lokal yang dapat menjadi identitas wisata Kutai Timur.

Namun, ia menegaskan persoalan utama yang harus segera diselesaikan adalah aksesibilitas menuju kawasan wisata. Infrastruktur jalan dinilai menjadi faktor penting agar wisatawan mudah menjangkau Desa Sekerat.

“Kalau akses jalan sudah baik, saya yakin Sekerat bisa menjadi tujuan wisata yang menarik bagi masyarakat,” ujarnya.

Untuk mendukung konektivitas kawasan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memastikan pembangunan Jembatan Muara Bengalon akan mulai diproses melalui skema multiyears.

Infrastruktur  dirancang menjadi bagian dari jalur strategis yang menghubungkan kawasan wisata pesisir Kutai Timur hingga wilayah Tanjung Mangkalihat.

Selain itu, rencana pembangunan bandara komersial di kawasan industri Maloy–KaliOrang juga dinilai akan memberikan dampak besar terhadap perkembangan pariwisata daerah.

“Kalau bandara komersial sudah terbangun, akses wisata akan semakin terbuka dan potensi daerah bisa berkembang lebih cepat,” jelasnya.

Selain itu ia mengingatkan bahwa keberhasilan wisata juga sangat bergantung pada kesiapan masyarakat. Pengelolaan wisata harus didukung perilaku masyarakat yang ramah, produktif, dan mampu menjaga kenyamanan wisatawan.

Menurutnya, banyak destinasi wisata mengalami penurunan karena persoalan sosial seperti pungutan tidak wajar, parkir liar, hingga perilaku masyarakat yang tidak mendukung pariwisata.

“Saya yakin masyarakat Sekerat memiliki karakter yang baik dan siap mendukung pengembangan wisata,” pungkasnya

Dalam pengembangan wisata pantai Sekerat, pemerintah daerah juga mendorong perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut untuk memberikan kontribusi lebih besar kepada masyarakat.

Keberadaan perusahaan seperti KPC, BCIP, Kobexindo, dan perusahaan lainnya diharapkan dapat menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat.

“Perusahaan harus mampu memberikan manfaat lebih banyak bagi masyarakat sekitar. Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat menjadi kunci agar Sekerat berkembang,” pungkasnya.

Dengan dukungan infrastruktur, penguatan budaya, kepedulian lingkungan, dan kolaborasi seluruh pihak, Desa Sekerat diproyeksikan menjadi salah satu kawasan wisata potensial di Kabupaten Kutai Timur.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *