Pemkot Samarinda Tindaklanjuti Dugaan Kecurangan SPBU dengan Uji Laboratorium

Berita, Pemerintahan245 Dilihat
banner 468x60

Samarinda, GemparKutim.Com– Pemerintah Kota Samarinda mengambil langkah strategis dan terukur dalam menyikapi dugaan kecurangan di sejumlah SPBU yang diduga menyebabkan mogoknya sejumlah kendaraan roda dua. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memastikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektor untuk menyelidiki masalah ini secara objektif.

Dalam pernyataannya pada Rabu 9 April 2025 Andi Harun menegaskan bahwa pendekatan yang diambil pemerintah bersifat hati-hati dan berbasis data. Ia tidak ingin menyimpulkan sesuatu tanpa dasar yang kuat, apalagi jika hal itu bisa menimbulkan kepanikan di masyarakat.

“Kami tidak ingin gegabah. Fokus kami adalah mencari kebenaran lewat data yang sahih,” ujar Andi.

Sebagai langkah awal, Pemkot akan mengumpulkan sampel bahan bakar dari berbagai titik, termasuk SPBU resmi, pom mini, serta kendaraan-kendaraan yang mengalami kerusakan dan kini berada di bengkel. Seluruh sampel tersebut akan diuji secara ilmiah di laboratorium atau melalui kerja sama dengan ahli yang kompeten.

Andi Harun menekankan pentingnya posisi netral pemerintah dalam menangani isu ini. Menurutnya, pemerintah berkewajiban melindungi kepentingan masyarakat tanpa mendiskreditkan pelaku usaha secara prematur.

“Jika terbukti ada pelanggaran oleh pihak pengusaha, kami tidak akan segan bertindak. Tapi semua harus berdasarkan bukti, bukan asumsi,” tegasnya.

Ia juga menyoroti banyaknya pihak yang telah terjun ke lapangan, mulai dari aparat penegak hukum hingga pembuat konten digital, namun belum ada satu pun hasil penyelidikan yang memberikan jawaban tegas kepada publik.

“Banyak yang bicara, tapi masyarakat masih bingung. Justru pernyataan-pernyataan yang saling bertentangan menambah keresahan,” tambahnya.

Dengan pengujian laboratorium ini, Pemkot Samarinda berharap bisa memberi kejelasan atas apa yang sebenarnya terjadi, sekaligus menjadi dasar bagi langkah kebijakan berikutnya. Apabila ditemukan indikasi kecurangan, Pemkot siap menindak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Komitmen kami adalah untuk bertindak adil, transparan, dan berpihak pada kebenaran. Ini demi perlindungan bagi seluruh warga Samarinda,” tutup Andi Harun

Reporter|| Mj

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *