Petani Sawit Rakyat Swadaya Siap Hadapi Tantangan Berkelanjutan

Berita, Parlemen, PETANI230 Dilihat
banner 468x60

Bengalon, GemparKutim.Com – Komitmen menjaga lingkungan dan menjalankan praktik perkebunan yang berkelanjutan terus ditunjukkan para petani sawit rakyat swadaya di Kalimantan Timur. Melalui program Sekolah Lapangan, para petani diberi ruang berdiskusi dan7 mengakses informasi penting demi mendukung aktivitas kebun yang taat aturan dan tetap produktif.

Program ini digagas oleh tim PESSAT (Pendamping Sertifikasi Sawit Rakyat), yang sejak 2019 telah aktif di Kecamatan Kombeng dan Muara Wahau, dengan hasil menggembirakan bagi 9 koperasi dampingan GIZ.

“Sekolah Lapangan ini bukan hanya soal teori, tapi juga praktik langsung yang relevan dengan kondisi di lapangan,” ujar Ari Irawan, salah satuk pendamping lokal PESSAT.

Kini, program tersebut diperluas ke Kecamatan Rantau Pulung dan Bengalon sejak 2024. Pendampingan intensif terus dilakukan agar para petani tetap mengedepankan standar lingkungan, namun juga tidak mengorbankan hasil produksi yang optimal.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat upaya sertifikasi sawit rakyat, serta menjadikan petani swadaya sebagai aktor utama dalam rantai pasok sawit yang adil dan berkelanjutan di Kalimantan Timur

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *