KUTAI TIMUR, Gemparkutim.com – Upaya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali mendapat perhatian serius dari DPRD. Anggota Komisi C DPRD Kutim, Pandi Widiarto, menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya terkonsentrasi di kecamatan yang dekat dengan pusat pemerintahan. Menurutnya, pemerintah daerah harus melakukan langkah strategis untuk memastikan seluruh kecamatan merasakan manfaat pembangunan secara merata. 23/11/2025
Pandi menyampaikan, hingga saat ini terdapat ketimpangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan kecamatan yang berada di pesisir maupun pedalaman. Kondisi tersebut berdampak pada lambatnya perkembangan ekonomi masyarakat di daerah-daerah yang masih tertinggal.
“Kita dorong Pemkab Kutim agar melakukan redistribusi anggaran pembangunan secara lebih merata. Kecamatan yang jauh dari pusat pemerintahan seperti wilayah pesisir dan pedalaman harus mendapatkan porsi pembangunan yang lebih besar, karena mereka selama ini tertinggal dari sisi infrastruktur maupun pelayanan publik,” tegas Pandi.
Menurutnya, Komisi C terus mengawal kebijakan pemerintah agar pembangunan tidak hanya terfokus pada area yang mudah dijangkau. Ia menilai pemerataan pembangunan merupakan kunci pemerataan kesejahteraan masyarakat Kutim secara menyeluruh.
Dalam beberapa kesempatan, Komisi C juga menerima banyak aspirasi masyarakat yang mengeluhkan minimnya infrastruktur dasar, seperti jalan penghubung antardesa, fasilitas pendidikan, hingga akses layanan kesehatan di beberapa kecamatan. Pandi memastikan, seluruh aspirasi tersebut menjadi perhatian khusus pihaknya saat pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah.
“Kami memastikan suara masyarakat dari kecamatan terpencil benar-benar masuk dalam prioritas pembangunan daerah. Pembangunan harus hadir untuk semua, bukan hanya di wilayah tertentu,” tambahnya.
DPRD Kutim melalui Komisi C berkomitmen terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendorong percepatan pembangunan secara merata, sekaligus memastikan anggaran yang dialokasikan benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan dukungan politis dan anggaran yang kuat, pemerataan pembangunan di Kutim diharapkan semakin terasa dalam beberapa tahun ke depan, terutama bagi wilayah-wilayah yang selama ini belum menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.(Adv)















