Baru Sehari Dibuka, Lomba Domino KB Cup 2026 Sudah Tembus Ribuan Peserta

Berita1230 Dilihat
banner 468x60

KUTIM, Gemparkutim.com – Pendaftaran Lomba Domino KB Cup 2026 baru dibuka sehari, tetapi jumlah peserta yang mendaftar sudah menembus 1.000 orang. Panitia masih membuka pendaftaran hingga 20 Agustus mendatang dengan kuota maksimal 2.048 peserta.

Lomba tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26–28 Agustus 2026. Kegiatan digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi ajang silaturahmi masyarakat Kutai Timur (Kutim).

Panitia Pelaksana, Armin, mengatakan pendaftaran dibuka sejak 10 Agustus. Pendaftaran berlangsung dalam dua sesi, yakni pukul 10.00–17.00 WITA dan 18.30–22.00 WITA. Lokasi pendaftaran berada di Kantor Sekretariat Partai Golkar, Jalan Ilham Maulana, Sangatta.

“Dari pantauan kami saat ini, data yang masuk sudah seribu lebih. Pendaftaran masih kami buka mulai 10 sampai 20 Agustus 2026,” kata Armin.

Menurut Armin, panitia menyiapkan kuota 2.048 peserta. Namun, pendaftaran bisa ditutup lebih cepat jika kuota telah terpenuhi sebelum batas waktu.

“Hari ini peserta yang mendaftar sudah ribuan. Jika target peserta sudah terpenuhi sebelum jadwal pendaftaran berakhir, maka kami akan menutup pendaftaran dan berkoordinasi kembali kepada Pak KB (Kasmidi Bulang),” ujarnya.

Mantan Wakil Bupati Kutim dua periode, Kasmidi Bulang, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI. Selain pertandingan, kegiatan juga diharapkan menjadi ruang pertemuan masyarakat.

“Kegiatan ini murni untuk mempererat silaturahmi masyarakat, khususnya masyarakat Kutim. Momentum kemerdekaan ini juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan semangat juang, kebersamaan, dan rasa persaudaraan di tengah masyarakat,” ungkap Kasmidi.

Pertandingan akan digelar di kediaman Kasmidi, Jalan Ilham Maulana, Gang Bersama, Sangatta. Dengan kuota 2.048 peserta, panitia menyesuaikan kapasitas lokasi dengan jumlah peserta yang ditetapkan.

“Dari informasi panitia, lokasi pelaksanaan Lomba Domino KB Cup hanya cukup menampung jumlah peserta yang saya sebutkan sebelumnya. Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan menjadi hiburan sekaligus wadah mempererat kebersamaan masyarakat Kutai Timur,” kata Kasmidi.

Panitia menyiapkan sejumlah hadiah bagi peserta yang berhasil mencapai posisi teratas. Juara pertama mendapat satu unit sepeda motor dan uang tunai Rp10 juta. Juara kedua memperoleh satu unit kulkas dua pintu dan Rp7,5 juta. Sementara juara ketiga mendapat satu unit sepeda dan Rp3 juta.

Peserta yang berhasil melaju hingga babak 28 besar juga mendapatkan uang tunai masing-masing Rp500 ribu.

Peserta yang mendaftar tidak hanya berasal dari Sangatta. Panitia mencatat pendaftar juga datang dari sejumlah kecamatan di Kutim serta daerah lain di Kalimantan Timur, seperti Berau, Samarinda, dan Bontang.

Kasmidi mengatakan pertandingan menggunakan aturan Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO). Namun, kepengurusan ORADO tidak terlibat langsung dalam kepanitiaan kegiatan tersebut.

“Sistem pertandingannya berdikari dan mengikuti aturan permainan Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO). Yang terlibat langsung dalam kegiatan ini adalah panitia yang kami siapkan dan tidak ada dari pengurus ORADO,” jelasnya.

Menurut Kasmidi, penyelenggaraan lomba sejak awal merupakan gagasan pribadi bersama sejumlah anggota. Karena itu, kepanitiaan dibentuk secara mandiri.

“Bukan kami tidak mau melibatkan, karena ide ini muncul dari saya dan beberapa anggota saya. Sebab, kegiatan ini merupakan kegiatan rakyat yang sangat diminati oleh seluruh kalangan karena mudah untuk dimainkan,” ujarnya.

Ia berharap pertandingan berjalan tertib dan menjunjung sportivitas. Menurutnya, hasil pertandingan bukan satu-satunya tujuan karena pertemuan antarpeserta dari berbagai daerah juga menjadi bagian dari kegiatan.

“Harapan saya, kegiatan ini bisa berjalan lancar, aman dan sportif. Yang paling penting, masyarakat bisa menikmati momentum kemerdekaan ini dengan penuh kebersamaan. Menang dan kalah dalam pertandingan adalah hal biasa, tetapi silaturahmi dan persaudaraan harus tetap kita jaga,” pungkasnya. (*/GK8)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *