HUT RI ke-81 di Pantai Sekerat, Sunan Dhika Gaungkan Kebangkitan Wisata, Warga Harus Jadi Tuan di Tanah Sendiri

Berita2757 Dilihat
banner 468x60

KUTAI TIMUR, Gemparkutim.com – Pemerintah Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Pantai Desa Sekerat, Senin (17/8/2026).

Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri jajaran Unit TP 879 Rangkong Sakti, perangkat Desa Sekerat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para Ketua RT, perwakilan perusahaan, serta masyarakat Desa Sekerat.

Kepala Desa Sekerat, Sunan Dhika, S.AP, dalam pidatonya mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai pengingat bahwa perjuangan membangun bangsa harus dilanjutkan melalui kerja nyata dari tingkat desa.

“Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka bukanlah perjalanan yang singkat. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Karena itu, kemerdekaan bukan hanya warisan, tetapi amanah yang harus kita isi dengan kerja nyata,” ujar Sunan Dhika.

Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kerukunan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, terjaganya budaya dan lingkungan, serta tersedianya masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Sunan Dhika juga menyoroti besarnya potensi pariwisata yang dimiliki Desa Sekerat. Mulai dari pantai dan laut, pegunungan, persawahan, air terjun, wisata bahari, paralayang hingga kekayaan seni dan budaya lokal seperti Belian Semegah

Ia menegaskan potensi tersebut harus dikelola agar memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

“Jangan sampai wisata Desa Sekerat berkembang, tetapi masyarakat Sekerat hanya menjadi penonton. Masyarakat Desa Sekerat harus menjadi pelaku utama dalam pembangunan dan pengembangan wisata di tanah kita sendiri,” tegasnya.

Sunan Dhika berharap pengembangan wisata ke depan dapat mendorong tumbuhnya UMKM, memperkenalkan kuliner dan produk lokal, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi generasi muda.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah, terutama terkait akses dan infrastruktur menuju kawasan wisata. Pemerintah desa, kata dia, akan terus berkoordinasi dan memperjuangkan kebutuhan tersebut kepada pemerintah kecamatan, kabupaten serta pihak terkait.

Sambil menunggu peningkatan infrastruktur, masyarakat diajak berperan aktif dengan menjaga kebersihan pantai dan lingkungan, merawat potensi wisata, meningkatkan keramahan kepada pengunjung, mengembangkan UMKM serta mempromosikan Desa Sekerat melalui media sosial.

“Pemerintah desa tidak dapat bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan seluruh masyarakat, tokoh desa, pemuda, dunia usaha dan semua pihak. Kita harus bergotong royong membangun Desa Sekerat secara bersama-sama,” katanya.

Menutup pidatonya, Sunan Dhika mengajak masyarakat menjadikan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum memperkuat persatuan dan semangat membangun desa.

“Dari Desa Sekerat, kita ikut membangun Kutai Timur. Dari Kutai Timur, kita ikut membangun Indonesia,” tutupnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *