Matangkan Borneo Camp 11, MTMA Kutai Timur Temui Kades Sekerat Bahas Persiapan dan Kolaborasi

Berita3329 Dilihat
banner 468x60

KUTAI TIMUR, Gemparkutim.com – Pantai Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, direncanakan menjadi lokasi pelaksanaan BORNEO CAMP 11 (Anniversary MTMA Kutai Timur ke-11) yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 Mendatang,

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan antara jajaran My Trip My Adventure (MTMA) Kutai Timur bersama Kepala Desa Sekerat, Sunan Dhika, S.AP, pada Kamis malam (20/8/2026) Cafe Sruput.

Founder MTMA Kutai Timur, Ibnu Mahaddhir, didampingi Ketua Umum MTMA Kutai Timur, Sorayha Alvianty, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan Pemerintah Desa Sekerat terhadap rencana pelaksanaan Borneo Camp 11.

“Kami berterima kasih atas dukungan Bapak Kepala Desa Sekerat, Sunan Dhika, yang telah memberikan ruang dan mengizinkan kami untuk menyelenggarakan Borneo Camp 11 di Desa Sekerat,” ujar Ibnu saat di wanacarai di cafe sruput

Menurutnya, persiapan kegiatan nantinya akan banyak berkaitan dengan kelengkapan administrasi serta koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Ibnu menilai kawasan Pantai Sekerat telah memiliki fasilitas yang cukup mendukung untuk menjadi tuan rumah skala besar kegiatan Borneo Camp yang ke 11

“Kalau dari sisi lokasi, kami melihat Pantai Sekerat sudah cukup mendukung dan siap menjadi tempat pelaksanaan Borneo Camp 11.

Tinggal bagaimana persiapan administrasi dan koordinasi dengan berbagai pihak terus dimatangkan,” Ujar Ibnu

Di sisi lain, Kepala Desa Sekerat Sunan Dhika, S.AP menyambut positif rencana tersebut. Ia menilai kehadiran kegiatan berskala besar seperti Borneo Camp dapat menjadi momentum untuk semakin memperkenalkan potensi wisata Desa Sekerat.

“Pada malam hari ini saya selaku Kepala Desa tentunya sangat senang bisa bertemu langsung dengan Bang Ibnu. Ini membawa kabar baik untuk Desa Sekerat, khususnya terkait rencana Borneo Camp 11,” ujar Sunan Dhika.

Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata tidak dapat dilakukan oleh pemerintah desa sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai komunitas dan pihak lain agar wisata berkembang sekaligus memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.

“Bagaimana wisata ini bisa bangkit dan ekonomi masyarakat juga ikut bangkit, tentunya kita harus banyak berkolaborasi. Salah satunya bersama teman-teman MTMA,” tegas Sunan Dhika

Terkait konsep dan rangkaian kegiatan yang nantinya akan digelar dalam Borneo Camp 11, Sunan Dhika memilih belum mengungkapkannya secara rinci.

“Apa saja kegiatannya? Tunggu saja. Jangan terlalu banyak kita ceritakan sekarang. Nanti masyarakat bisa melihat sendiri kegiatan yang akan dilaksanakan,” katanya.

Rencana pelaksanaan Borneo Camp 11 diharapkan tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi MTMA Kutai Timur, tetapi juga mampu meningkatkan promosi Pantai Sekerat, menarik kunjungan wisatawan, serta membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM dan masyarakat setempat. Tutup Suna Dhika

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *