Api Melahap Permukiman Warga Muara Bengkal, 14 Rumah Hangus

Bencana, Berita1285 Dilihat
banner 468x60

KUTIM, Gemparkutim.com – Kobaran api melanda permukiman warga di RT 04, Jalan Abol Hasan, Desa Muara Bengkal Ulu, Kecamatan Muara Bengkal, Kutai Timur (Kutim), Minggu (16/8) dini hari. Sebanyak 14 rumah ludes terbakar dalam kejadian tersebut.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WITA. Api pertama kali diketahui warga setelah kobaran sudah membesar. Laporan kemudian diterima petugas sekitar pukul 03.15 WITA.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kutim Failu mengatakan, petugas Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 03.25 WITA dan langsung melakukan pemadaman serta pendinginan.

Proses penanganan berlangsung hingga beberapa jam. Berdasarkan laporan sementara, tiga rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Selain rumah warga, lima rumah burung juga ikut terbakar.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik,” kata Failu.

Kebakaran tersebut berdampak terhadap 18 kepala keluarga (KK) dengan total 46 jiwa. Sebanyak tiga KK tercatat mengalami dampak langsung dari kebakaran.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Tapi kerugian material diperkirakan ratusan juta,” ungkapnya.

Sejumlah barang milik warga ikut hangus. Mulai dari perabot rumah tangga, televisi, mesin cuci, kipas angin, pakaian sehari-hari hingga pakaian dan perlengkapan sekolah.

Dokumen penting seperti kartu ATM, dokumen kependudukan, ijazah sekolah dan berkas lainnya juga ikut terbakar. Uang tunai atau tabungan milik warga dilaporkan turut terdampak.

Penanganan kebakaran melibatkan petugas Damkar Kecamatan Muara Bengkal dan Damkar Kecamatan Muara Ancalong. Pemadaman juga dibantu sejumlah unit pemadam, pemerintah desa dan masyarakat.

Petugas PLN Kecamatan Muara Bengkal, Polsek Muara Bengkal serta aparat desa turut berada di lokasi untuk mendukung proses penanganan dan pengamanan.

Failu menyebut laporan tersebut masih bersifat sementara. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut. (*/GK8)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *