Gempa M6,2 Guncang Parigi Moutong, Getaran Dilaporkan Terasa di Kutai Timur di Tengah Rentetan Gempa NTT

Berita1820 Dilihat
banner 468x60

KUTAI TIMUR, Gemparkutim.com – Sejumlah warga di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, dilaporkan merasakan getaran pada Minggu (16/8/2026) dini hari.

Getaran tersebut terjadi di tengah meningkatnya aktivitas gempa bumi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk rentetan gempa yang sebelumnya mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berdasarkan informasi terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan magnitudo 6,2 terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 23.25.19 WIB atau Minggu pukul 00.25.19 WITA.

Gempa tersebut berpusat sekitar 74 kilometer barat daya Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada koordinat 0,25 LU dan 120,22 BT dengan kedalaman 44 kilometer. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. (BMKG)

Sementara itu, sehari sebelumnya wilayah Flores, NTT, diguncang gempa besar. BMKG memperbarui parameter gempa tersebut menjadi M7,7, berpusat di laut sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer. (BMKG)

Gempa NTT tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami. Namun, BMKG kemudian mengakhiri peringatan dini tsunami pada Sabtu pukul 07.30 WIB setelah dilakukan pemantauan. (BMKG)

Aktivitas gempa susulan di wilayah Flores juga masih cukup tinggi. Hingga Sabtu pukul 14.00 WIB, BMKG mencatat sedikitnya 235 gempa susulan, dengan magnitudo berkisar M2,5 hingga M6,2. (BMKG)

Terkait getaran yang dirasakan masyarakat Kutai Timur pada Minggu dini hari, hingga berita ini disusun BMKG belum mencantumkan Kutai Timur dalam daftar resmi wilayah yang merasakan gempa tersebut. Karena waktunya berdekatan dengan kejadian gempa M6,2 Parigi Moutong, getaran di Kutai Timur diduga berkaitan dengan gempa tersebut, namun masih menunggu informasi resmi lebih lanjut dari BMKG. (BMKG)

Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan gempa melalui kanal resmi BMKG. BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *