Ditempa Dua Pekan, Paskibraka Kutim Sukses Tuntaskan Tugas Pengibaran Merah Putih

Berita1106 Dilihat
banner 468x60

KUTIM, Gemparkutim.com – Keterbatasan waktu persiapan tak menjadi penghalang bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kutai Timur (Kutim) menuntaskan tugasnya pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 36 anggota Paskibraka, terdiri atas 18 putra dan 18 putri, menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih di halaman Kantor Bupati Kutim, kawasan Bukit Pelangi, Senin (17/8). Prosesi berlangsung lancar tanpa kesalahan berarti.

Tahun ini, para anggota hanya menjalani latihan selama dua pekan. Waktu tersebut membuat porsi latihan harus lebih padat dibanding persiapan pada tahun-tahun sebelumnya.

Latihan tidak hanya mengandalkan ketepatan gerakan. Para peserta juga ditempa untuk menjaga kekompakan dan konsentrasi di tengah kondisi lapangan yang cukup terik. Latihan berlangsung sejak pagi hingga sore.

Perwakilan pelatih Paskibraka Kutim, Aiptu Wahyu Winarko, menyebut hasil yang ditunjukkan para anggota sesuai dengan target tim pelatih.

“Alhamdulillah tadi untuk kenaikan berjalan lancar, tidak ada kendala sesuai dengan harapan. Semuanya fokus, hampir tidak ada kesalahan sekecil apa pun,” ujarnya.

Menurutnya, singkatnya masa latihan justru menjadi tantangan bagi pelatih untuk memaksimalkan waktu yang tersedia. Tim pelatih berasal dari unsur Kodim, Lanal, dan Polres.

“Sesingkat apa pun pelatihan itu adalah tantangan buat kami tim pelatih,” katanya.

Wahyu menilai koordinasi antarpelatih menjadi salah satu modal penting selama masa persiapan. Tim yang telah terbentuk dalam beberapa tahun terakhir membuat komunikasi selama latihan lebih mudah dilakukan.

“Tim yang sudah terbentuk beberapa tahun yang lalu, sudah saling komunikasi dan koordinasi sehingga sekecil apa pun bisa kita selesaikan untuk proses pelatihan ini,” jelasnya.

Selama dua pekan, anggota Paskibraka juga menghadapi kondisi cuaca yang tidak selalu bersahabat. Selain berlatih di bawah terik matahari, mereka juga tetap menjalani latihan ketika hujan.

“Dua minggu kita latihan kepanasan, kehujanan. Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik,” pungkas Wahyu.

Tim medis turut disiagakan selama masa latihan untuk mengantisipasi peserta yang mengalami kelelahan akibat aktivitas fisik dan kondisi cuaca. (*/GK8)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *